Rumah yang ludes dilalap api diketahui milik Acun dan dihuni 10 anggota keluarga. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun seluruh bangunan beserta isi rumah tidak dapat diselamatkan.
Salah satu relawan di lokasi kejadian, Hariez, mengatakan proses pemadaman awal sepenuhnya dilakukan secara gotong royong oleh warga sekitar.
Baca Juga: Pintu Tak Bisa Dibuka, Damkar HSU Datang Bantu Warga
Warga memanfaatkan peralatan seadanya, seperti selang dan ember, untuk menjinakkan kobaran api.
“Pemadaman dilakukan warga sekitar menggunakan selang dan ember. Sumber air diambil dari sungai karena rumah dekat sungai, serta memanfaatkan air ledeng di sekitar lokasi,” ujar Hariez.
Ia menambahkan, cepatnya api membesar membuat keluarga tidak sempat menyelamatkan dokumen-dokumen penting.
Baca Juga: Wakar SPBU Jonggol Dikeroyok Sekelompok Remaja Bersajam Dini Hari
Api terus berkobar hingga akhirnya dapat dikendalikan oleh warga sekitar pukul 00.30 Wita, meski masih menyisakan bara di puing-puing bangunan.
Pasukan Pemadam Kebakaran Panglima Dambung (PMK Pangdam) tiba di lokasi setelah api utama berhasil dikuasai.
Petugas kemudian melakukan pembasahan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi menyala kembali.
Baca Juga: Stok Bahan Pokok Kalsel Aman Jelang Nataru dan 5 Rajab
Selain PMK, personel Polsek Loksado turut hadir untuk mengamankan lokasi dan melakukan langkah penyelidikan awal. Informasi lanjutan disampaikan melalui grup emergency sekitar pukul 01.45 Wita.
“Api sudah dapat ditangani, sudah padam total setelah dilakukan pembasahan,” ujar Riziq, anggota PMK Pangdam yang bertugas di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api. (*)
Editor : M. Ramli Arisno