Korban diketahui bernama Muhammad Hidayat (25), warga Jalan Darussalam Gang Rahmad, Martapura, yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dan penusukan.
Korban sempat dievakuasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura oleh relawan, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: SDN 2 Bumi Jaya Tanah Laut Raih Adiwiyata Nasional 2025
Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli melalui Kapolsek Martapura Ipda M Zulkifli membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, korban meninggal dunia akibat pengeroyokan. Penyidikan sedang dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif kasus ini," ujarnya.
Keterangan keluarga menyebut rekaman CCTV memperlihatkan tiga orang diduga pelaku berada di lokasi kejadian.
Baca Juga: Pesta Kembang Api di Banjarbaru Wajib Kantongi Izin Polisi
Dari rekaman tersebut, korban tampak berusaha menghindar saat salah satu pelaku mencoba menusuknya.
Dua pelaku lainnya terlihat menendang korban hingga tersungkur, lalu penusukan kembali dilakukan.
"Yang terlihat ada sekitar dua kali tusukan, salah satunya di dekat dada," ungkap Kastalani, paman korban.
Baca Juga: ISPA Melonjak Drastis di Hulu Sungai Selatan, Tembus 35.404 Kasus
Ia menambahkan, selain luka tusuk, terdapat juga sejumlah luka gores di bagian lengan korban.
Temuan itu juga dikuatkan oleh pihak keluarga lainnya yang sempat melihat kondisi tubuh korban.
Menurut keluarga, Hidayat tinggal bersama kerabatnya di Martapura setelah ayahnya meninggal dunia dan ibunya bekerja di luar negeri.
Baca Juga: Pencairan Bonus Atlet Porprov XII Banjarmasin Belum Terealisasi
Kastalani menyebut korban pernah menjalani perawatan di Sambang Lihung beberapa waktu lalu, namun dikenal tidak pernah berbuat onar.
"Walaupun punya riwayat kartu kuning, dia tidak pernah mengganggu orang. Sehari-hari baik saja," ujarnya.
Seorang tante korban menambahkan, para pelaku diduga merupakan teman korban sendiri. "Itu baru dugaan dari warga, belum bisa dipastikan," katanya.
Pihak keluarga meminta pemakaman dilakukan secepatnya sesuai permintaan keluarga di rumah duka di Desa Tanjung Rema RT 09, Martapura.
"Soal proses hukum, kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Menurut kami bukti CCTV sudah cukup kuat," kata Kastalani.
Hingga berita ini diturunkan, motif pengeroyokan yang menewaskan M Hidayat masih dalam penyidikan Tim Polres Banjar.
Baca Juga: Kasus Video Sesama Jenis Viral, Polda Kalsel Ingatkan Pembuat dan Penyebar Terancam Pidana
Polisi kini memburu para pelaku yang terekam kamera. Dua saksi di lokasi, yakni HN dan A, telah dimintai keterangan untuk memperkuat rangkaian peristiwa.
Selain rekaman CCTV, polisi juga mengumpulkan bukti-bukti lain di sekitar TKP. "Kami terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku," tegas Kapolsek Zulkifli. (*)
Editor : M. Ramli Arisno