Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Penanganan Lanjutan Longsor di Bypass Banjarbaru—Batulicin, PUPR Kalsel Ekstra Hati-hati

Sheilla Farazela • Jumat, 12 Desember 2025 | 12:52 WIB

 

Alat berat membersihkan area vegetasi di area longsor di jalan bypass Banjarbaru—Batulicin.
Alat berat membersihkan area vegetasi di area longsor di jalan bypass Banjarbaru—Batulicin.

BANJARBARU – Pasca tanah longsor yang menutup jalur alternatif bypass Banjarbaru—Batulicin pada Rabu (10/12) lalu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan melakukan upaya penanganan lanjutan.

"Penanganan lanjutan pasca longsor di  tikungan menuju lokasi terdampak mulai dilakukan sekitar pukul 10.30 WITA. Pengerjaan diawali dengan pengukuran lapangan hingga pembersihan vegetasi di area longsoran," ungkap Plt Kadis PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib pada Jumat (12/12).

Yasin menjelaskan seluruh proses dilakukan dengan sangat hati-hati untuk memastikan keamanan pekerja dan pengendara.

“Penanganan longsoran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, mulai dari pengukuran, pembersihan vegetasi, hingga uji coba galian,” ujarnya.

Tahap awal, sebut Yasin, dimulai dengan pengukuran dari tikungan menuju titik longsor sepanjang 125 meter.

Setelah itu, alat berat dikerahkan untuk membersihkan lokasi dari vegetasi yang berpotensi menghambat proses penanganan.

"Selanjutnya, tim melakukan uji coba galian. Material hasil galian kemudian ditimbun di bahu jalan untuk menutup alur gerusan air yang menjadi salah satu pemicu terjadinya longsor," pungkas Yasin.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel Muhiddin mengaku sudah memberikan arahan penanganan cepat.

“Sudah saya perintahkan kepada kabupaten terdekat supaya lebih cepat menangani tanah longsor, yang terdekat dulu,” ucap Muhidin saat ditemui di Auditorium KH Idham Chalid, Banjarbaru.

Pemprov, kata Muhidin, berkomitmen melakukan perbaikan permanen pada trase Bypass Banjarbaru—Batulicin yang selama ini rawan bencana.

Ia memerintahkan Dinas PUPR melakukan kajian ulang, terutama pada struktur tebing.

“Karena kemarin mendesak, perbaikan tidak sepenuhnya menggunakan metode trap. Nanti PUPR akan mengkaji kembali tanah longsor dan dianggarkan perbaikannya, baik dari pusat maupun daerah,” tutupnya.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#longsor #banjarbaru #Kalsel #batulicin #pupr #muhidin