Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

SPPG Diluncurkan, Polres Banjarbaru Fokus pada Kualitas dan Keamanan Menu

Sheilla Farazela • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:15 WIB
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda bersama Bhayangkari meninjau proses pengolahan dan pemeriksaan menu di dapur SPPG (Sheilla/Radar Banjarmasin)
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda bersama Bhayangkari meninjau proses pengolahan dan pemeriksaan menu di dapur SPPG (Sheilla/Radar Banjarmasin)

BANJARBARU – Polres Banjarbaru resmi meluncurkan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) sebagai unit khusus penyedia makanan bergizi gratis (MBG), Kamis (11/12).

Program ini difokuskan pada pemenuhan kualitas dan standar gizi makanan bagi para penerima manfaat.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyampaikan apresiasinya atas peluncuran SPPG yang kini menyalurkan makanan bergizi kepada 1.093 penerima manfaat.

Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga lebih dari 2.000 orang.

Kapolres menegaskan seluruh menu dalam program SPPG wajib memenuhi standar gizi dan diproduksi sesuai SOP, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian.

"Artinya, bagaimana makanan itu harus sampai kepada penerima manfaat dalam keadaan segar, sehat, dan layak dikonsumsi," tegasnya.

Untuk menjaga mutu gizi, Polres Banjarbaru melibatkan tenaga ahli gizi serta Bidang Dokkes dalam pengawasan kualitas.

Pemeriksaan dilakukan berlapis, mencakup pengecekan bahan baku, proses memasak, pemorsian, hingga pengecekan akhir sebelum makanan didistribusikan.

Program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pemenuhan gizi masyarakat, terutama pelajar penerima manfaat.

Koordinator MBG SMAN 3 Banjarbaru, Umi Norhayati, menyambut baik kontribusi SPPG Polres Banjarbaru. Ia menilai variasi menu, termasuk makanan lokal, membuat siswa lebih antusias.

"Alhamdulillah ada menu lokalnya, sehingga anak-anak suka,"ujarnya.

Ia berharap menu dapat terus bervariasi dan menerima masukan dari peserta didik.

Editor : Arif Subekti