Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Angka Lakalantas di Banjarbaru Capai 55 Kasus, 12 Diantaranya Korban Meninggal Dunia

Sheilla Farazela • Rabu, 3 Desember 2025 | 11:28 WIB
Bicara: Kasatlantas Polres Banjarbaru AKP Embang Pramono saat mengungkapkan kasus kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru (Sheilla /Radar Banjarmasin)
Bicara: Kasatlantas Polres Banjarbaru AKP Embang Pramono saat mengungkapkan kasus kecelakaan lalu lintas di Banjarbaru (Sheilla /Radar Banjarmasin)

BANJARBARU - Kepolisian mencatat angka kecelakaan lalu lintas di Kota Banjarbaru dari Januari hingga November 2025 mengalami penurunan signifikan.

"Sepanjang Januari - November 2025, terdapat 55 kasus kecelakaan, dengan 12 korban meninggal dunia," ungkap Kasatlantas Polres Banjarbaru AKP Embang Pramono, Selasa (3/12)

Embang mengatakan angka tersebut mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

"Kecelakaan tahun ini turun mencapai hampir 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini sangat terasa dibanding 2023, 2024, hingga 2025. Alhamdulillah, berkat kerja sama rekan-rekan semua, jumlah laka lantas dapat ditekan,” ujarnya.

Meski Banjarbaru merupakan wilayah padat aktivitas dan menjadi daerah perlintasan, sebut AKP Embang, angka kecelakaan mampu ditekan berkat meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Namun, AKP Embang menegaskan bahwa potensi kecelakaan tetap tinggi karena korban tidak hanya berasal dari Banjarbaru.

“Rata-rata korban juga datang dari luar daerah,” ucapnya.

Dari data bulanan, kecelakaan tertinggi terjadi pada Januari dengan 8 kasus, diikuti Mei dan Juli masing-masing 6 kasus. Sementara Februari menjadi bulan terendah dengan hanya 1 laporan kecelakaan. Jalur rawan kecelakaan berada di KM 19 hingga KM 30.

“Itu yang paling banyak terjadi. Trikora juga ada, tetapi relatif lebih rendah karena jalurnya khusus angkutan berat,” jelasnya.

Meski demikian, Polres Banjarbaru memberikan perhatian khusus terhadap Jalan Trikora sebagai jalur alternatif kendaraan berat.

Polisi mengimbau masyarakat umum untuk menghindari jalur tersebut jika tidak mendesak. “Silakan lewat Jalan A. Yani yang diperuntukkan untuk kendaraan roda dua dan roda empat,” katanya.

AKP Embang juga meminta masyarakat dan sopir angkutan berat agar mematuhi rambu dan larangan parkir di sepanjang Trikora yang memiliki kondisi jalan tidak terlalu lebar.

“Ini harus menjadi perhatian para sopir, jangan menghentikan kendaraan sembarangan karena dapat membahayakan pengguna jalan lain,” tegasnya.

Selain patroli rutin, Satlantas juga memasang sejumlah imbauan di titik-titik strategis guna menekan risiko kecelakaan.

“Upaya pencegahan akan terus kami lakukan agar angka laka lantas terus menurun,” ucapnya.

Editor : Arif Subekti
#turun #banjarbaru #Kecelakaan lalu intas