Ketiga korban ditemukan pengguna jalan sudah tergeletak di jalan raya. Dua korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin.
Korban meninggal dunia dievakuasi ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin setelah olah TKP.
Baca Juga: Petugas Damkar Tersengat Saat Evakuasi Sarang Tawon Vespa di HSU
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Denny Maulana Saputra melalui Kanit Gakkum Ipda Donny mengungkapkan, sebelum kecelakaan, para korban menggunakan motor Honda Beat bernomor polisi DA 3566 QG dari dalam Kota Banjarmasin menuju luar kota.
Sejumlah saksi menyebut pengendara memacu motor dengan kecepatan tinggi. Diduga dalam pengaruh minuman keras, pengendara kurang konsentrasi hingga motornya oleng dan menabrak median jalan. Ketiganya terpental ke aspal.
"Indikasinya di bawah pengaruh minuman beralkohol sehingga kurang konsentrasi dan menabrak median jalan. Ketiganya terpental. Korban tewas pengendaranya, yang luka-luka penumpangnya," terang Donny.
Baca Juga: Empat Guru di Tabalong Tunjukkan Inovasi Pendidikan untuk IGA 2026
Dari tiga korban, hanya satu yang memiliki identitas, yakni penumpang belakang bernama Muhammad Abdurahman (18), warga Pemurus, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar. Korban ini mengalami luka ringan.
"Satu korban penumpang mengalami luka berat di kepala. Posisi korban tewas masih di kamar mayat, dan kami masih mencari keberadaan keluarga kedua korban ini," beber Donny. (*)
Editor : M. Ramli Arisno