Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa
terjadi sekitar pukul 16.30 Wita ketika korban terlihat berlari dikejar pelaku sambil membawa sebilah parang.
Baca Juga: Damkar HSU Bobol Lantai Rumah untuk Evakuasi Sarang Tawon Vespa
“Saksi melihat tersangka mengejar dan menganiaya korban menggunakan parang. Korban mengalami luka parah di bagian leher, tangan, dada, hingga perut,” ujar Ipda Kardi.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang tanpa baju, memakai celana pendek cokelat, dengan luka tebas di hampir seluruh tubuh.
Hasil olah TKP menunjukkan tangan kiri korban putus serta terdapat luka besar dari bagian dada hingga perut yang membuat organ dalam terburai.
Baca Juga: BMKG: Tanah Bumbu Paling Lama Diguyur Hujan, Balangan dan HST Juga Masuk Daftar Durasi Panjang
Tim gabungan Polres Banjarbaru dan Polsek Cempaka langsung melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa sandal jepit, sarung kumpang parang, celana pendek, dan celana dalam milik korban.
Terkait motif awal, Kardi menyebut pelaku kesal karena melihat korban dalam kondisi mabuk dan menantang berkelahi. “Tersangka sempat pulang mengambil parang, lalu kembali dan menyerang korban,” jelasnya.
Setelah dibujuk keluarga dan petugas, pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Cempaka pada Senin dini hari (1/12) sekitar pukul 03.30 Wita. Polisi masih mendalami kasus ini untuk proses hukum lebih lanjut. (*)
Editor : M. Ramli Arisno