RANTAU– Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapin sejak sore hingga malam hari memicu tanah longsor di kawasan Jl Gunung Ulin RT 17, Kelurahan Binuang, Sabtu (22/11/2025).
Material tanah dari tebing yang labil tergerus dan menimpa bahu jalan, hingga menyebabkan kerusakan selebar kurang lebih satu meter.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Nor melalui laporan resmi PUSDALOPS-PB, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah, tidak ada warga yang menjadi korban. Dampaknya hanya pada struktur bahu jalan,” ujarnya.
Menindaklanjuti laporan warga, Tim TRC BPBD Tapin bersama Posko Induk Batingsor dan masyarakat setempat langsung turun melakukan gotong royong penanganan darurat.
Pihak BPBD juga memasang garis penanda untuk memastikan keamanan pengguna jalan. Meski terdapat kerusakan, akses di ruas itu masih bisa dilewati.
“Kondisi terkini, jalan sementara tetap dapat dilalui masyarakat. Namun, kami imbau agar pengendara berhati-hati karena kondisi tebing masih labil,” tambah Muhammad Nor.
BPBD Tapin saat ini terus melakukan pemantauan di lapangan, mengingat intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan di titik-titik rawan.
Editor : Fauzan Ridhani