PULAU SEMBILAN- Meskipun harus menempuh perjalanan laut yang ekstrem, memakan waktu 8 hingga 10 jam dari pusat Kotabaru, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Sembilan tak pernah kendur menjaga keamanan masyarakat.
Pada Rabu malam (19/11), saat kabut malam menyelimuti desa-desa nelayan, dua personel Polsek, Bripda M Andre Saputra dan Bripda Armansyah, memulai patroli rutin mereka di Desa Tengah, Kecamatan Pulau Sembilan.
Patroli ini bukan hanya sekadar keliling, tetapi diubah menjadi jembatan komunikasi yang humanis dengan warga.
Setiap pertemuan digunakan untuk menyampaikan informasi penting, terutama sosialisasi layanan darurat.
“Bapak, Ibu, warga semua. Kalau ketemu situasi yang bikin panik, seperti gangguan kriminal, kecelakaan, atau ancaman keamanan Tenang. Telepon saja Call Center 110,” imbau Bripda Andre.
Penekanan pada Call Center 110 ini sangat krusial mengingat jarak yang jauh dan akses yang sulit ke daratan utama.
Layanan 110 ditekankan sebagai solusi tercepat, gratis, respons cepat, dan siaga 24 jam non-stop.
Dengan sekali tekan, laporan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas terdekat.
Terkait ini, Kapolsek Pulau Sembilan, IPTU Agus Riyanto, menegaskan komitmen institusinya.
Ia memastikan seluruh jajarannya siap siaga penuh 24 jam untuk melayani setiap laporan dan pengaduan masyarakat.
“Selain melalui Call Center 110, masyarakat juga dapat melapor langsung ke kantor Polsek Pulau Sembilan. Upaya ini kami lakukan untuk mempermudah akses bantuan kepolisian bagi warga, kapanpun dibutuhkan,” ungkapnya.
Editor : Arif Subekti