Sementara itu, anggarannya sebesar Rp2,6 miliar dibawa kabur oleh bendahara, memunculkan kekhawatiran kegiatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru terganggu.
Untuk meredam kekhawatiran itu, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby memastikan kegiatan yang sudah direncanakan di Dinas Kesehatan tetap berjalan lancar.
"Kegiatan di Dinkes kami pastikan tetap berjalan lancar, meski dilanda kasus dugaan penggelapan uang," katanya.
Lisa juga memastikan, penyelidikan dugaan penggelapan akan dilakukan hingga tuntas.
“Kami tidak akan mentolerir meskipun satu rupiah uang rakyat disalahgunakan. Setiap pengeluaran harus sesuai SOP dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Sikap ini, kata Lisa, diharapkan dapat menenangkan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan di Banjarbaru.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief