Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ayah Muda Tewas Dianiaya di Gang Musyawarah, Motifnya masih Diselidiki Polisi

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 19 November 2025 | 08:46 WIB

 

Ilustrasi pembacokan
Ilustrasi pembacokan

BANJARMASIN - Seorang ayah satu anak tewas. Rizky, 28 tahun, menjadi korban penganiayaan di Gang Musyawarah, Jalan AES Nasution, Banjarmasin Tengah, pada Senin (17/11) malam.

Korban yang tinggal di kawasan tersebut mengalami luka sobek di bagian belakang kepala sebelah kiri, memar di dada akibat pukulan, serta mengeluarkan darah dari telinga dan mulut.

Kondisinya yang kritis membuat relawan yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi langsung mengevakuasinya ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Ulin Banjarmasin. 

Namun, upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya. Rizky dinyatakan meninggal dunia dan kemudian dipindahkan ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah Ulin untuk proses visum.

Tante korban, Yeni menyampaikan bahwa sebelum kejadian, Rizky terlihat beberapa kali keluar masuk rumah tanpa tujuan yang jelas.

"Biasanya dia menjaga parkir di dekat Menara Pandang. Memang korban diduga sering minum alkohol dan pernah beberapa kali diamankan Polsek Banjarmasin Tengah karena membawa sajam," kata perempuan 51 tahun itu.

Belakangan ini, Yeni mengaku sempat melihat perubahan pada raut wajah keponakannya, namun ia tidak memiliki firasat buruk apapun.

Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Indra Agung Perdana Putra  melalui Kanit Reskrim Ipda Raihan Fakhri Primavinsyah membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut.

Ia menyampaikan pihaknya masih melakukan penyelidikan di lapangan. "Penyebab pasti kejadian dan pelaku penganiayaan masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menghimpun keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi kekerasan tersebut.

"Kita juga masih menggali keterangan saksi-saksi," pungkasnya. 

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Pembunuhan #banjarmasin #Penganiayaan