BANJARMASIN - Sosok pesepeda motor yang diduga memeras sopir Daihatsu Sigra putih dan viral di media sosial, muncul memberikan klarifikasi.
Pria itu mendatangi markas Polsek Banjarmasin Timur untuk memberikan penjelasan, Rabu (12/11) sore.
"Saya kaget jadi viral. Ada teman yang kasih kabar kalau saya direkam orang lain dan ramai di medsos," ungkap Alex Syahruddin, 32 tahun.
Baca Juga: Sering Cegat Truk di Tengah Jalan, Aksi Nekat Pelajar Banjarmasin Bikin Resah Warga Banjarbaru
Kurir jasa ekspedisi ini menjelaskan, mobil yang ia kejar dikemudikan oleh mantan istrinya. Dan, di dalam mobil itu ada kedua anaknya yang berumur 6 dan 2 tahun. Alex mengaku sudah lama tak bertemu mereka.
Tujuannya mengejar hanya untuk bertemu dengan kedua buah hatinya.
Ahad (9/11) malam, Alex melihat mobil mantan istrinya melintas di depan gudang tempatnya bekerja di kawasan Lingkar Dalam Selatan, tak jauh dari Kuliner Baiman.
Dengan meminjam motor pemilik bengkel di seberang gudang, Alex melaju. Hingga mencegat Sigra tersebut di Jalan Ahmad Yani km 3,5 Banjarmasin Timur, tak jauh dari Pizza Hut.
"Saya sudah sebulan tak bertemu anak. Saya berhasil mengejar pas di lampu merah flyover. Begitu saya buka helm, dia malah putar balik dan tancap gas ke arah keluar kota. Saya terus mengejar dan meminta ia berhenti," tuturnya.
Untuk kedua kalinya, Alex berhasil mencegat. "Saat itu saya refleks naik ke atas kap mobil karena kaki saya hampir terinjak ban," ujarnya.
Aksi kebut-kebutan dan kejar-kejaran itu jelas menarik perhatian masyarakat. Hingga ada yang merekam dan mengunggahnya ke medsos dengan narasi bahwa Alex coba memeras, menuntut ganti rugi dengan modus motor tersenggol.
"Tidak benar sama sekali. Itu mantan istri saya dan kedua anak saya. Dia menghindar dan tidak ingin mempertemukan saya dengan buah hati saya. Makanya saya ke mapolsek untuk memberikan klarifikasi," tegas Alex.
"Saya meminta maaf kepada masyarakat atas ulah saya yang menimbulkan keresahan dan ketakutan," sambungnya.
Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto melalui Kanit Reskrim Iptu Hendra Agustian Ginting mengatakan pihaknya merespons video viral itu dengan memulai penelusuran.
"Akhirnya kita temukan sosok pria dalam video tersebut. Setelah kita mintai keterangan, ternyata hanya masalah keluarga. Bukan sengaja menabrakkan diri seperti yang dibicarakan di medsos," tegas Kanit Reskrim.
Pihaknya juga memanggil mantan istri Alex untuk dimintai keterangan. Polisi kemudian memediasi masalah di antara mereka.
"Kedua pihak terkejut melihat video viral tersebut karena tidak sesuai fakta. Mereka bersedia diundang untuk memberikan klarifikasi," jelasnya.
Ginting mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah menerima dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Lebih bijak lah dalam menggunakan medsos sehingga tidak menyebabkan ketakutan di tengah masyarakat," pungkas Ginting.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief