BANJARMASIN — Tragedi menyelimuti Gang Binjai, Kelurahan Gedang, Banjarmasin Tengah, saat kobaran api melahap delapan rumah warga di subuh hari, sekitar pukul 05.00 WITA. Tiga nyawa melayang dalam insiden memilukan itu. Ayah, ibu, dan anak perempuan dari satu keluarga ditemukan tewas terpanggang.
Korban tersebut bernama Turradi (50), kemudian istrinya Marini (46) yang merupakan ibu rumah tangga dan Anaknya Nur Haliza (11). Beruntung anak tertua dari pasangan tersebut, Ari (14) berhasil selamat lantaran saat kejadian tak berada di rumah.
Ketiga korban diduga terjebak dalam kobaran api yang melahap sebanyak delapan rumah itu. "Syukurnya masih ada satu anaknya yang berhasil selamat, dia tidak tidur di rumah tadi malam" ujar Maulidin, tetangga korban.
Pagi buta itu, warga dikejutkan oleh teriakan “api-api!” yang memecah keheningan subuh. Kepulan asap dan cahaya merah menyala membelah gelapnya pagi. “Saya bangun hendak salat subuh, tiba-tiba rumah digedor, disuruh keluar. Api sudah besar,” ujar saksi mata, Nur.
Saat itu Warga berlarian menyelamatkan diri. Saling menggedor pintu rumah tetangga. “Rumah saya juga digedor, hawa panas langsung terasa saat pintu dibuka,” tambahnya.
Warga menduga titik api berasal dari rumah korban yang paling parah terbakar. “Rumah mereka paling ludes dibanding yang lain,” tukasnya.
Saksi mata lain, Muhammad Furqon mengira semua penghuni sudah dievakuasi. “Saya kira mereka sudah keluar. Ternyata ditemukan meninggal setelah api padam,” ucapnya lirih.
Usai kebakaran, suasana muram menyelimuti kawasan. Warga mulai memilah barang yang masih bisa diselamatkan. “Korban tak punya banyak keluarga dekat, jadi rumah duka di sini saja,” jelas Maulidin warga sekitar.
Dalam kebakaran ini, sedikitnya delapan rumah hangus, empat di antaranya rusak berat dan empat lainnya rusak ringan. Rumah yang terbakar parah antara lain milik Ju’i, Rahmati (dua bangunan), Armiyati (1 KK, 2 jiwa), dan Rohana (1 KK, 3 jiwa). Sementara rumah yang mengalami rusak ringan masing-masing milik Matseri (1 KK, 4 jiwa), Hamidun (1 KK, 3 jiwa), Norman (2 KK, 4 jiwa), serta Normawan (2 KK, 5 jiwa).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin, Hendro, mengatakan bahwa seluruh korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. “Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian,” ujarnya.
Sementara, Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan bantuan akan diberikan kepada 13 kepala keluarga terdampak. “Ada bantuan dari bidang kesejahteraan rakyat, dinas sosial, dan camat,” kata Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda.
Editor : Arief