BANJARMASIN - Syamsuddin, 80 tahun, ditemukan tak bernyawa di aliran anak sungai Teluk Dalam, persis di seberang SMKN 5 Banjarmasin.
Tubuh warga Gang Purnawirawan, Jalan Sutoyo S, Pelambuan, Banjarmasin Barat, ini ditemukan pada Kamis (6/11) siang.
Ceritanya, ketika anak-anak sedang bermain di sekitar sungai, mereka melihat sosok manusia tertelungkup. Melihat itu mereka segera mengabari pedagang bensin eceran di seberang.
"Tak ada yang tahu bagaimana ceritanya sampai tercebur ke sungai. Untung ada anak-anak yang menemukan," ujar Ketua RT 2 Pelambuan, Prakarsa.
Pria tua yang malang itu ditemukan di anak sungai yang penuh sampah.
"Saat dievakuasi, katanya jasadnya masih baru. Soalnya pagi tadi hingga siang warga masih sempat melihat korban," ujar Prakarsa.
Syamsuddin sudah 13 tahun menjadi warga RT 2 Pelambuan. Sebelumnya ia tinggal di kompleks sebelah.
"Korban sehari-hari bertahan hidup dengan menjual sapu keliling. Sementara rumah ini milik saudara kandungnya yang sekarang berdomisili di Sampit, jauh dari kota dan susah sinyal," tutur Prakarsa.
Sepengetahuannya almarhum tidak sedang sakit. "Ya, bisa saja terpeleset, dan tak ada yang mengetahui sehingga tak ada yang bisa menolong," ujarnya.
"Kondisinya juga sudah uzur. Tubuhnya kalau jalan gemetaran," imbuhnya.
Prakarsa sempat bingung dengan urusan dan biaya pemakaman jasad Syamsuddin. Sebab keluarganya sulit dihubungi. "Ditelepon tidak dapat tersambung, coba dikirimi pesan, alhamdulillah dijawab," ujarnya.
"Keluarga di sana bilang makamkan saja dengan pertolongan sosial. Katanya tidak bisa pulang ke Banjarmasin karena tak memilki uang. Jadi kata keluarga terserah kepada kami," tambahnya.
Warga pun berembuk dan mereka sepakat untuk membiayai dan menyelenggarakan pemakaman Syamsuddin. "Karena semua mengenal almarhum, ia juga bagian dari jemaah musala," sambungnya.
Sebelum dimakamkan, dari lokasi penemuan, jasad Syamsuddin dievakuasi ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk divisum.
Dikonfirmasi, Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol M Noor Chaidir melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Permadi mengatakan hasil visum masih berprores. "Hasil visum masih belum, masih berproses dan diperiksa," tutup Indra.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief