BANJARMASIN - Peluang memperbaiki masa depan terbuka lebar bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Banjarmasin.
Mereka kini bisa mendapatkan ijazah pendidikan formal melalui program pendidikan kesetaraan.
Lewat kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra, para WBP difasilitasi mengikuti pendidikan Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), hingga Paket C (setara SMA).
"Kerja sama ini bagian dari upaya kami memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri. Semoga pendidikan kesetaraan ini menjadi bekal mereka untuk menata masa depan lebih cerah setelah bebas nanti," ujar Kalapas Kelas II A Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, Sabtu (1/11).
Kalapas menambahkan, pembaruan kerja sama ini dilakukan agar program pendidikan terus berjalan optimal dan berkelanjutan.
"Hari ini kami meneken MoU dengan PKBM Azzahra. Ini kebanggaan bagi kami bisa memberi pelayanan terbaik bagi warga binaan. Harapannya ke depan semakin banyak yang termotivasi mengikuti pendidikan ini," harapnya.
Sementara itu, Pengelola PKBM Azzahra, Rachmi Utari memastikan komitmen pihaknya dalam mendukung pembelajaran di dalam Lapas. Saat ini tercatat 140 peserta aktif mengikuti program tersebut.
"Program ini sudah berjalan cukup lama dan terus kami perbarui agar kesinambungannya terjaga. Harapan kami mereka bisa selesai belajar, meraih ijazah, dan memperoleh pekerjaan yang layak ketika kembali ke masyarakat," kata Utari.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief