MARTAPURA - Warga Kompleks Sa’adah 2 RT 15 RW 4 Kelurahan Sungai Paring, Martapura, dibuat heboh pada Jumat (31/10/2025) pagi.
Mereka dikejutkan dengan kemunculan seekor owa-owa yang tiba-tiba masuk ke rumah salah satu warga.
Kejadian tak biasa itu terjadi sekira pukul 10.30 Wita. Beruntung, pemilik rumah merupakan anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banjar, sehingga situasi bisa cepat dikendalikan.
“Kami langsung menerima laporan dari saudara Riza dan segera menurunkan tim Animal Rescue ke lokasi,” ujar Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarpras DPKP Banjar, M Kasyaf R, saat dikonfirmasi Minggu (2/11/2025) siang.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan owa tersebut dalam kondisi jinak. Proses evakuasi pun berlangsung cepat, hanya sekitar 15 menit.
“Sekira pukul 10.45 Wita, owa berhasil diamankan dan lokasi kami pastikan aman,” tambah Kasyaf.
Meski tampak tenang, owa itu bukanlah hewan peliharaan. Dari hasil pemeriksaan, satwa berjenis Owa-owa (Hylobates albibarbis) itu diduga merupakan individu liar yang terpisah dari kelompoknya.
“Sebab, kalau dilihat dari ukuran dan kondisinya masih muda, kemungkinan besar owa ini tersesat karena habitatnya terganggu,” jelas Kasyaf.
Petugas kemudian mengevakuasi owa tersebut ke Mako DPKP Banjar untuk menjalani karantina singkat.
Sehari kemudian, Sabtu (1/11/2025), satwa dilindungi itu resmi diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan untuk direhabilitasi.
Kasyaf mengimbau masyarakat agar tidak mengganggu satwa liar yang ditemukan di sekitar permukiman, apalagi jika keberadaannya tidak menimbulkan bahaya.
“Biasanya mereka keluar hutan karena habitatnya terganggu. Kalau menimbulkan kepanikan, segera laporkan agar bisa kami tangani dengan aman,” pesannya.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief