Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ojol Nyaris Dibacok di Sungai Bilu Banjarmasin, Motor Dibawa Kabur

Maulana Radar Banjarmasin • Jumat, 31 Oktober 2025 | 11:07 WIB

 

BUAT LAPORAN: Sirun dan Dayat saat melapor ke SKPT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polresta Banjarmasin.
BUAT LAPORAN: Sirun dan Dayat saat melapor ke SKPT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polresta Banjarmasin.

BANJARMASIN - Seorang pengemudi ojek online (ojol) nyaris menjadi korban pembacokan. Korban adalah Sirun (30), warga Sungai Andai, Banjarmasin Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita di Sungai Bilu, Banjarmasin Tengah, persis di area parkir sebuah ritel modern.

Tengah malam itu, Sirun bersama Dayat (40) dan teman-teman ojol lainnya tengah asyik nongkrong sembari menunggu orderan.

Sementara di ritel, tampak tiga pria dan tiga perempuan, salah satunya membawa anak kecil. Mereka duduk-duduk di bangku yang disediakan ritel.

Sedangkan Dayat dan keempat kawannya memilih duduk di atas sepeda motornya masing-masing.

Tiba-tiba terdengar kegaduhan. Sebuah kursi terlempar, ditendang seorang pria. Disusul teriakan, "Tidak ada juga orang sini yang berani menegur."

"Kami tidak tahu siapa pria yang berteriak dan siapa yang membuat kursi itu terlempar," tutur Dayat, kemarin (30/10).

Tak lama, salah seorang pria yang membawa anak kecil datang mendekat untuk meminta rokok.

Kebetulan Dayat baru membeli sebungkus. "Kata saya ambil saja. Dan, tidak terjadi apa-apa. Pokoknya kami di sana merasa nyaman saja," tuturnya.

Dayat kemudian berjalan ke arah pintu ritel sembari mendirikan kuri yang terjatuh.

Tak lama, orang yang tadi meminta rokok menyuruh para ojol ini menggeser motornya. Alasannya motor mereka mau keluar. 

"Saya bantu geserkan. Lalu si pria ini keluar membonceng perempuan. Tiba-tiba cewek itu mengumpat," katanya.

Dayat menduga, mereka dalam pengaruh alkohol dan sedang mabuk.

"Dia mengancam akan kembali untuk membacok kami. Saya keluarkan ponsel dan merekam wajah pengancam," sambungnya.

Menerima kabar pengancaman, rekan-rekan ojol berdatangan. Hampir satu jam mereka menunggu. Namun, karena orderan terus masuk, satu per satu meninggalkan lokasi.

"Kebetulan, teman saya Sirun ini paling dulu dapat orderan. Jadi dia paling cepat kembali ke ritel. Tak lama datang dua laki-laki, salah satunya yang mengancam saya," jelasnya.

Sirun dikejar dan langsung berlari ke dalam sembari menahan pintu ritel agar pelaku tidak bisa masuk. Saat itu, pelaku mengacung-acungkan parang.

Gagal masuk ke dalam, pelaku kemudian jauh. Sirun yang merasa situasinya sudah aman kemudian keluar.

"Tapi pelaku muncul kembali dan melemparkan parangnya, syukur tidak kena," katanya.

Gagal melukai Sirun, pelaku membawa kabur motor korban. Kebetulan Sirun tak sempat mencabut kunci motor Yamaha matic dengan nomor pelat DA 3304 CK tersebut.

Belakangan, Dayat dan Sirun mendapat cerita dari karyawan ritel. Bahwa kawanan itu memang sering nongkrong di sana untuk mabuk-mabukan. Tidak ada yang berani menegur mereka.

"Kalau kami baru dua malam nongkrong menunggu orderan di sana," tutupnya.

Sirun dan Dayat kemudian melapor ke kantor polisi. "Ya, betul. Tadi saya dapat laporan ada kawanan ojol yang datang memberikan laporan," kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#ojek #ojol #Pembacokan #banjarmasin #Perampokan