BATI-BATI - Kobaran api kembali menghanguskan pemukiman warga di Kecamatan Bati-Bati.
Musibah kebakaran terjadi di Desa Benua Raya, Rabu (29/10) sekira pukul 00.00 Wita, dan menghanguskan lima rumah warga.
Menurut data Satpol PP dan Damkar Tala, tiga rumah dilaporkan ludes terbakar 100 persen. Ketiganya milik Lutfiani, A Syahrani, dan Madi.
Sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan sebagian, yakni rumah H Irwansyah (30 persen) dan Rahmat (10 persen).
"Tiga rumah memang tinggal puing, sedangkan dua lainnya rusak sebagian,” ujar Camat Batibati Noor Hilmi saat dikonfirmasi, Rabu pagi.
Ia menjelaskan, sebelum kebakaran terjadi, wilayah Bati-Bati diguyur hujan deras. Namun tak lama setelah reda, sekira pukul 00.00 Wita, api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar. Lokasi kejadian berada di Jalan Sukamaju, RT 14, tak jauh dari masjid setempat.
Tim pemadam dari Damkar Satpol PP dan Damkar Tala wilayah Bati-Bati, dibantu Damkar Tambang Ulang serta sejumlah unit damkar swasta dari dalam dan luar Tala, langsung dikerahkan ke lokasi.
Upaya pemadaman dimulai pukul 00.14 Wita, dan api baru berhasil dijinakkan setelah berjam-jam berjibaku di tengah malam.
Informasi di lapangan menyebutkan, sebagian besar harta benda korban ikut hangus terbakar.
Bahkan, rumah milik Lutfiani dilaporkan hangus total tanpa sempat menyelamatkan barang apa pun, karena penghuni sedang berada di rumah kerabatnya di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambangu Ulang, saat kebakaran terjadi.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief