Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Terjadi Gempa Bumi di Haruai Kabupaten Tabalong, Warga Tak Merasakan Getarannya

Ibnu Dwi Wahyudi • Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:17 WIB
Photo
Photo

TABALONG – Warga Haruai, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, sempat dikabarkan berada di titik gempa bumi, Senin (20/10). Meski alat pemantau menunjukkan adanya aktivitas seismik berkekuatan 2,7 magnitudo, tak satu pun warga mengaku merasakan getarannya.

Informasi awal diperoleh dari BMKG yang mencatat gempa terjadi pukul 12.53 Wita, dengan pusat di 2.15 Lintang Selatan dan 115.54 Bujur Timur, pada kedalaman 30 kilometer.

Getaran kecil itu kemudian turut terpantau oleh alat pemonitor gempa di Kantor BPBD Tabalong. “Iya, alat di kantor kami juga mendeteksi adanya gempa di wilayah Haruai. Namun tidak ada laporan dari masyarakat yang merasakan getarannya,” kata Kepala BPBD Tabalong, Haris Fachrozi, Senin sore.

Hal serupa diungkapkan Camat Haruai Muliadi. Ia membenarkan telah menerima informasi dari BPBD dan BMKG. Tapi, menegaskan tidak merasakan getaran apapun di lokasi. “Saya di Haruai, tidak ada terasa apa-apa,” ujarnya.

Salah satu warga Desa Hayup, Suwito juga memastikan tidak ada aktivitas yang terasa di permukaan. “Tidak ada terasa getarannya,” ucapnya singkat.

Dikonfirmasi terpisah, Tim Operasional Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan membenarkan informasi gempa bumi tersebut. Mereka menjelaskan gempa dengan 2,7 magnitudo ini tergolong gempa kecil, dan tidak memiliki energi cukup untuk memicu gempa lain. “Kami tetap melakukan monitoring 24 jam dan berkoordinasi dengan BPBD setempat,” ujar seorang anggota tim saat dikonfirmasi.

BMKG mencatat, sejak Januari hingga 20 Oktober 2025, sudah ada 24 aktivitas gempa kecil yang terdeteksi di wilayah Kalimantan Selatan.  “Sejauh ini, tidak ada laporan gempa yang dirasakan masyarakat. Aktivitas yang terpantau masih sebatas sinyal pada alat seismik,” tambah pihak BMKG Kaltim.

Sebelumnya, berdasarkan data seismisitas BMKG Balikpapan periode 10–16 Oktober 2025, wilayah Kalimantan dan sekitarnya tercatat mengalami 11 kejadian gempa bumi. Sementara 52 kejadian lainnya terjadi di wilayah Sulawesi.

Total ada 63 gempa terpantau dalam sepekan itu, dengan dominan kedalaman dangkal (kurang dari 60 kilometer) dan magnitudo di bawah 3.

Data ini dirilis secara resmi oleh Stasiun Geofisika Balikpapan pada 17 Oktober 2025, melalui laporan mingguan yang menampilkan peta sebaran gempa di Kalimantan dan sekitarnya.

Data Kejadian

Waktu: 12.53 Wita, Senin (20/10/2025)
Lokasi: Haruai, Kabupaten Tabalong
Koordinat: 2.15° LS – 115.54° BT
Kedalaman: 30 kilometer
Magnitudo: 2,7 SR
Dampak: Tidak dirasakan warga
Sumber: BMKG – Stasiun Geofisika Balikpapan

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Tabalong #Gempa #bencana