BANJARMASIN – Usai apel Senin (13/10) pagi, suasana halaman Mako Satpol PP Banjarmasin mendadak tegang. Para penegak perda itu dites urine mendadak.
Tes urine dadakan itu digagas Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.
Satu per satu personel Satpol PP diminta menyerahkan sampel urine. Sebanyak 195 petugas mengikuti pemeriksaan. Demi memastikan mereka benar-benar bersih dari narkotika.
Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin menyebut ini bukti keseriusan pemko dalam menjaga integritas aparatnya.
"Satpol PP ini garda terdepan penegakan perda. Mereka harus fokus, disiplin, dan tentu saja bebas dari pengaruh obat-obatan," ujarnya.
Ia berharap seluruh personelnya lolos dari hasil pemeriksaan. "Mudah-mudahan tidak ada yang positif," tambah Muzaiyin.
Sementara itu, wali kota menegaskan pemeriksaan memang sengaja digelar mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Kita minta BNN (Badan Narkotika Nasional) tidak kasih tahu dulu. Supaya tidak ada persiapan dari siapa pun," katanya.
Ketua DPD Partai Gerindra Banjarmasin ini juga memastikan, tes urine serupa bakal menyasar ASN dan PPPK pemko.
Pemeriksaan dilakukan bergiliran dan acak. "Kita ingin memastikan ASN bersih dari narkoba. Jadi, biar mereka selalu siap kapan pun diperiksa," tegas Yamin.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief