BANJARMASIN - Empat pelajar yang diduga hendak tawuran digelandang ke Mapolsek Banjarmasin Barat, Sabtu (11/10) dini hari.
Sekitar pukul 02.00 Wita, mereka dipergoki warga saat berkumpul di kawasan Jalan Zafry Zamzam, Belitung Selatan, Banjarmasin Barat.
Inisial remaja itu AD (14) warga Teluk Tiram, GM (15) warga Jalan Mawar, serta MA (15) dan AA (16), keduanya warga Kuin Selatan.
Dari tangan salah satu remaja, ditemukan sebilah senjata tajam jenis katana sepanjang 80 cm. Warga kemudian melapor ke polsek.
Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol M Noor Chaidir melalui Kanit Reskrim Iptu Indra Permadi membenarkan kejadian itu.
"Piket menerima laporan warga yang mengamankan empat remaja diduga anggota geng. Saat kami datangi TKP, benar saja, salah satu dari mereka membawa katana," terang Indra, Ahad (12/10).
Ia mengatakan para remaja ini sedang sibuk mencari jati diri, namun dengan cara yang salah.
"Tidak ada lawan, mereka hanya berlaga sok jagoan saja. Katana itu dibawa sambil berjalan-jalan, seolah mau menunjukkan keberanian," tambahnya.
Keempat remaja yang berstatus pelajar SMP dan SMA itu tidak ditahan, hanya dibina.
Polisi memanggil orang tua mereka. Mereka disuruh membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatan serupa.
"Kita lakukan pembinaan dan pendataan. Kami ingatkan agar tidak bermain-main lagi dengan hal seperti ini," tegas Indra.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief