Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Warung Ambruk Ditabrak Kelotok di Sungai Martapura, Nenek dan Bayi Nyaris Tenggelam

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 13 Oktober 2025 | 09:58 WIB
AMBRUK: Tiang dan lantai warung di bantaran Sungai Martapura yang rusak akibat ditabrak kelotok.
AMBRUK: Tiang dan lantai warung di bantaran Sungai Martapura yang rusak akibat ditabrak kelotok.

BANJARMASIN - Suasana tenang Sungai Martapura di belakang Pos Macan Reskrim Polresta Banjarmasin pecah pada Sabtu (11/10) siang.

Sebuah perahu bermesin atau kelotok yang melaju tiba-tiba menabrak tiang kayu penyangga dermaga.

Akibatnya, seorang bayi dan neneknya yang sedang berada di warung pinggir sungai kehilangan keseimbangan dan tercebur ke air.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Di kawasan Taman Sari, samping Jembatan Pangeran Antasari, Banjarmasin Tengah.

Kelotok itu dikemudikan Ahmad Jarkasi (59), warga Simpang Hampalam, Banjarmasin.

Diduga kuat, pria paruh baya yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan itu kehilangan kendali saat melintas dekat dermaga. Benturan keras membuat warung di pinggir sungai ikut terguncang.

Malang, pemilik warung Hamidah (50) dan cucunya Ahmad Alfatih yang baru berusia sebulan tercebur dan terseret arus sungai.

"Bayi itu dititipkan ibunya Noor Bainah (39) kepada neneknya yang berjualan di situ," terang Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin, kemarin (12/10).

Warga yang melihat kejadian, tanpa pikir panjang terjun ke sungai untuk menyelamatkan kedua korban.

"Alhamdulillah, keduanya selamat. Bayi langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Ulin untuk perawatan," lanjutnya.

Meski sempat tenggelam, Hamidah tidak mengalami luka serius. Namun, kondisi bayi masih dipantau secara intensif oleh tim medis.

Sementara itu, motoris kelotok diperiksa polisi. Beberapa saksi juga dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

"Untuk sementara, kita duga motoris kelotok kehilangan kendali. Namun penyelidikan masih berlangsung," tutup Dading.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#bayi #Kecelakaan #banjarmasin #kapal #nenek