Iwan Santoso Thomas (47), pria asal Tarakan ditemukan tergeletak kaku di halaman sebuah indekos di Jalan Pangeran Kacil, Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Jasad Iwan pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WITA oleh pemilik indekos, Siti Asiah (61).
Terkait penemuan ini, Kapolsek Pulau Laut Utara, AKP Marjoko menjelaskan, pemilik kos mulanya mengira korban hanya sedang beristirahat biasa. Namun, kecurigaan muncul dua jam kemudian.
"Sekitar pukul 09.00 WITA, pemilik kos menyadari tubuh pria itu sama sekali tidak bergerak. Ia kemudian meminta cucunya segera menghubungi kerabat korban," jelas AKP Marjoko.
Kerabat korban, dr Robert Tjandra (46), tiba di lokasi pukul 09.30 WITA. Setelah diperiksa, Iwan Santoso ternyata sudah meninggal dunia.
Mengetahui kepastian itu, pemilik kos langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada aparat kepolisian.
Tim dari Polsek Pulau Laut Utara segera bergerak cepat ke lokasi. Police line langsung dipasang untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti. Para saksi, termasuk pemilik kos dan dr Robert Tjandra, langsung dimintai keterangan.
“Keterangan dari dr Robert Tjandra mengungkapkan bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit asma dan sering berobat ke kliniknya dalam setahun terakhir. Dari keterangan ini dugaan awal mengarah pada kematian akibat sakit,” jelasnya.
Namun, aparat tidak mau ambil risiko. Jenazah Iwan Santoso Thomas lalu dibawa ke RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS) untuk dilakukan Visum.
“Saat ini, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan mendalam oleh Sat Reskrim Polres Kotabaru. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kejahatan yang tersembunyi atau murni akibat riwayat penyakit,” tutupnya.
Editor : Sutrisno