KOTABARU – Malam di pusat Kota Kotabaru mendadak mencekam.
Seorang sopir taksi, Muhammad Sani (35), ditemukan meninggal dunia setelah mengalami luka serius di bagian leher, Kamis (25/9/2025) malam.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.30 Wita di Jalan Suryagandamana, tak jauh dari pertokoan Gadgetmart.
Baca Juga: Terungkap, Begal Kakek Pedagang Viral di Perikanan Kotabaru adalah Tukang Parkir Pasar Kemakmuran
Awalnya warga mengira telah terjadi kecelakaan, namun kemudian diketahui ada dugaan tindak penganiayaan.
Sejumlah saksi menyebut melihat seorang pria menggunakan jas hujan berwarna hijau neon dan masker sedang berlari.
Tak lama kemudian, korban juga berlari mengejar sambil memegang leher.
Baca Juga: Dua Mantan Pegawai BRI Kotabaru Korupsi Rp2,5 Miliar untuk Judi Online
Namun, akhirnya terjatuh di jalan.
Relawan yang datang segera membawa korban ke RS Pangeran Jaya Sumitra.
Namun nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: Objek Wisata Goa Liang Udut Kotabaru Memakan Korban Jiwa, Remaja 15 Tahun Tenggelam
Seorang relawan, enggan disebutkan namanya, membenarkan kondisi korban saat mereka datang.
"Kondisi korban masih hidup, ada gerakan, namun sudah tersungkur seperti sujud," katanya.
Suasana haru menyelimuti rumah sakit ketika keluarga korban tiba.
Sang istri mengaku sempat mendapat firasat tidak enak beberapa hari terakhir.
Ia juga menyebut suaminya sempat menghadapi persoalan pribadi.
Bahkan, sang suami sempat diancam hendak dibunuh jika bertemu di jalan.
"Saya sangat tidak menyangka bakal dibunuh sekeji ini," ungkap istri korban bersedih.
Kasat Reskrim Polres Kotabaru, AKP Shoqif, membenarkan adanya insiden tersebut.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Tim kami terus melakukan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya.
Jenazah korban telah dibawa pulang ke rumah duka di Sungai Taib.
Warga berharap polisi segera mengungkap kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang.
Editor : Eddy Hardiyanto