Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jadi Korban Kebakaran, Relawan Muda di Banjarmasin Tak Tercover Asuransi

Endang Syarifuddin • Rabu, 24 September 2025 | 16:49 WIB

WAWANCARA: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Hendro.
WAWANCARA: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Hendro.
BANJARMASIN – Nurdin (17), pelajar SMA kelas 11 sekaligus relawan salah satu Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di Banjarmasin harus meregang nyawa saat berjibaku memadamkan api di Jalan Sepakat Gang Berdikari No 63 dan 62 RT 03 RW 01, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat, Minggu (21/9) malam.

Tubuhnya tersengat listrik di tengah kobaran api. Nyawa Nurdin tak tertolong. Ia menjadi salah satu dari dua korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut.

Namun yang membuat hati kian teriris, relawan muda ini ternyata tidak tercover asuransi ketenagakerjaan. Pasalnya, BPK tempatnya bernaung belum terdaftar dalam sistem E-Damkar binaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Banjarmasin.

“Makanya pihak kita terus berupaya agar BPK/PMK swakarsa di Kota Banjarmasin bisa tercover. Tapi syaratnya memang harus terdaftar di E-Damkar,” ungkap Kepala Disdamkarmat Banjarmasin, Hendro kepada awak media, Rabu (24/9/2025).

Menurut Hendro, pendaftaran BPK ke E-Damkar bukan hanya untuk kepentingan administrasi, tapi juga jaminan perlindungan bagi para relawan yang setiap saat mempertaruhkan nyawa. 

"Bila tidak mendaftar, otomatis kita tidak mengetahui keberadaan mereka. Asuransi hanya bisa didapatkan bila sudah resmi terdaftar di E-Damkar,” tukasnya.

Tragedi yang merenggut jiwa Nurdin sekaligus jadi pengingat, bahwa ratusan relawan BPK di Banjarmasin masih berjuang di garis depan dengan perlindungan yang serba terbatas.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari mendesak Dinas Damkarmat segera membantu pencairan asuransi bagi keluarga korban. Sementara bagi relawan yang tidak memiliki perlindungan asuransi, Pemko diminta turun tangan. 

“Minimal ikut meringankan beban keluarga korban. Jangan sampai mereka merasa ditinggalkan setelah gugur di lapangan,” tegasnya.

Politikus PKS ini mengatakan, pekerjaan relawan BPK adalah tugas penuh risiko. Karena itu, selain perlindungan asuransi, edukasi dan sosialisasi keselamatan juga harus digencarkan. 

Diimbau kepada relawan agar ketika menjalankan tugasnya tetap harus berhati-hati. Mulai perjalanan menuju hingga tiba dilokasi kebakaran listrik sudah dipadamkan. Jangan sampai lengah, karena sangat berbahaya.

Pihaknya selalu mengingat bukan hanya ketika terjadi kecelakaan saja. Setiap saat terus mendorong Dinas Damkarmat agar perlindungan ini berjalan nyata.

“Asuransi bagi petugas BPK itu yang kami ingatkan bukan hanya ketika terjadi kecelakaan saja. Setiap saat kami mendorong Pemko Banjarmasin, terutama Dinas Damkarmat, agar perlindungan ini berjalan nyata,” ucap Mathari.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #Kebakaran