Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Relawan Gugur, DPRD Banjarmasin Minta Asuransi Damkar Segera Dicairkan

Endang Syarifuddin • Senin, 22 September 2025 | 10:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari.

 

BANJARMASIN – Musibah kebakaran di Gang Berdikari, Jalan Sepakat, Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, pada Ahad (21/9) siang, menyisakan duka mendalam.

Dua warga tewas kesetrum saat berupaya memadamkan api, salah satunya relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).

Kabar duka itu mendapat perhatian serius Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari. Legislator dari PKS ini menegaskan, pemkot harus memastikan perlindungan bagi relawan damkar.

“Asuransi bagi petugas BPK itu yang kami ingatkan bukan hanya ketika terjadi kecelakaan saja. Setiap saat kami mendorong Dinas Damkar agar perlindungan berjalan nyata,” ucap Mathari kepada Radar Banjarmasin, Senin (22/9) pagi.

Ia juga mendesak Dinas Damkar segera membantu pencairan asuransi bagi keluarga korban. Sementara bagi relawan yang tidak memiliki perlindungan asuransi, pemkot mesti memberikan bantuan.

“Minimal ikut meringankan beban keluarga korban. Jangan sampai mereka merasa ditinggalkan setelah gugur di lapangan,” tegasnya.

Mathari menilai, pekerjaan memadamkan kebakaran adalah tugas penuh risiko. Karena itu, selain perlindungan asuransi, edukasi dan sosialisasi keselamatan juga harus digencarkan.

“Pastikan ketika tiba di lokasi, listrik sudah dipadamkan. Jangan sampai lengah, karena ini sangat berbahaya. Bahkan di perjalanan menuju lokasi pun keselamatan wajib dijaga,” katanya.

Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan telah memuat perlindungan bagi petugas BPK. Namun, pelaksanaannya harus terus diikuti dengan langkah nyata.

“Upaya yang sudah dilakukan pemko ini jangan berhenti di atas kertas. Sosialisasi, edukasi, hingga penguatan perlindungan harus dijalankan terus-menerus,” sambungnya.

Mathari juga menyinggung soal efisiensi anggaran. Menurutnya, penghematan boleh saja dilakukan, tapi jangan sampai memangkas program yang berhubungan dengan keselamatan relawan damkar.

“Kebakaran ini tidak bisa diprediksi. Kalau sampai nol anggarannya, bagaimana mau ditangani? Kita berharap tetap ada porsi untuk itu,” tutup Mathari.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#dprd #pemkot #banjarmasin #Kebakaran