Korban langsung mendapat perawatan medis di rumah sakit setempat. Keluarga korban khawatir anjing tersebut membawa virus rabies dan membahayakan warga lain.
"Laporan diterima sekitar pukul 15.50 WITA dari Yanti (45), ibu korban. Tim SIGAP Damkar Banjarbaru bergerak ke lokasi dengan unit Kajama Rescue," ujar Kepala UPT Damkar Banjarbaru Syafrullah, Selasa (16/9).
Baca Juga: Guru PPG Prajabatan Mengadu ke DPRD HSS, Minta Difasilitas Masuk Formasi PPPK
Proses evakuasi berlangsung dari pukul 15.21 hingga 17.45 WITA, melibatkan Regu 1, 2, dan 3. Petugas melakukan persiapan peralatan dan tahapan evakuasi secara sistematis.
"Begitu sampai di lokasi, anggota langsung melakukan persiapan. Akhirnya anjing liar berhasil diamankan," katanya.
Warga setempat menyambut lega penangkapan hewan tersebut, mengingat sebelumnya sudah menimbulkan korban gigitan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. (*)
Editor : M. Ramli Arisno