Kebakaran mengakibatkan kerugian sekitar Rp250 juta dan menghanguskan habis rumah kayu milik Rusmadi (48).
Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Joko Sutrisno menjelaskan api pertama kali diketahui tetangga korban, Ahmad Bakeri, saat melayani pembeli BBM di tokonya.
Baca Juga: IT Pertamina Tanam 200 Pohon Rambai di Pulau Curiak
"Saat saksi sedang melayani pembeli, saksi mendengar di samping tokonya ada suara gemercak api membakar, ternyata dinding rumah Rusmadi terbakar," jelasnya.
Karena rumah berbahan kayu, api langsung membesar hingga atap.
Ahmad Bakeri segera membangunkan Rusmadi yang tertidur di dalam rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga untuk memadamkan api.
Warga sekitar berdatangan membantu pemadaman. Petugas pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana tiba tidak lama kemudian untuk mengendalikan situasi.
Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 03.00 Wita setelah petugas pemadam kebakaran dan penanggulangan bencana bekerja keras.
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Baca Juga: Pemkab Tala Gelar Lomba Desain Logo Hari Jadi ke-60 Berhadiah Rp5 Juta untuk Warga Lokal
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo melalui Joko menegaskan akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material cukup besar karena rumah hangus total.
Editor : M. Ramli Arisno