BANJARMASIN – Usai aksi demonstrasi damai di depan gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin Tengah, Senin (1/9) petang, sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus sibuk memunguti sampah plastik sisa unjuk rasa yang berserakan di jalan.
Di antaranya adalah Daus, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Bersama temannya, mereka membawa kantong plastik hitam besar.
Satu per satu, botol air mineral, kertas, plastik, hingga sampah lain yang berserakan di jalan mereka pungut dan masukkan ke dalam kantong plastik.
"Kita sejak awal sudah sepakat membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang jalan Lambung Mangkurat tempat aksi berlangsung," ujar Daus sambil tersenyum.
Menurutnya, langkah itu lahir dari inisiatif bersama, bukan suruhan siapa pun. "Ini kemauan kami sendiri. Juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan," tambahnya.
Awalnya, aksi bersih-bersih itu hanya ditonton sejumlah peserta aksi lain. Namun perlahan, beberapa ikut membantu memunguti sampah. "Alhamdulillah, makin banyak kawan yang bergabung. Suasana jadi lebih teduh," ucapnya.
Pesan moral yang ingin mereka sampaikan sederhana: menjaga kebersihan dan ketertiban kota adalah tanggung jawab bersama.
"Terima kasih untuk semua kawan yang ikut membantu membersihkan sampah hari ini," kata Daus.
Diketahui, aksi mahasiswa itu dimulai sejak pukul 12.00 Wita dengan long march dari Taman Kamboja menuju gedung DPRD. Sekitar pukul 15.00 Wita, aksi berakhir dengan tertib.
Sementara itu, untuk mengurai kemacetan, petugas Polresta Banjarmasin berjaga di perempatan Hotel Mentari. Arus lalu lintas pun relatif terkendali.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief