Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Antisipasi Chaos, Aset DPRD Banjarmasin Diamankan dan Pegawai Dipulangkan 

Endang Syarifuddin • Senin, 1 September 2025 | 10:39 WIB
Parkiran kosong di halaman DPRD Banjarmasin. Bus operasional dewan sementara tidak diparkir di lokasi.
Parkiran kosong di halaman DPRD Banjarmasin. Bus operasional dewan sementara tidak diparkir di lokasi.

 

 

BANJARMASIN – Kantor DPRD Kota Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat meningkatkan kewaspadaan. Melihat situasi terkini di Indonesia, gedung DPRD kerap menjadi sasaran massa pendemo.

Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto memastikan sejak Jumat (28/8) lalu langkah antisipasi sudah dilakukan.

“Paling tidak kita antisipasi dengan perkembangan dan perubahan situasi yang kita dengar. Dari awal sudah kita lakukan pengamanan,” ujarnya, Senin (1/9) pagi.

Salah satu yang dilakukan adalah mengamankan aset DPRD. Kendaraan dinas misalnya, diparkir di luar area kantor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seluruh ruangan di kantor dewan dikunci, lift dimatikan, dan hanya gedung lama yang dipakai. Sementara gedung baru untuk sementara di-off-kan.

“Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan pegawai dan keamanan aset menjadi prioritas utama,” tegas Iwan.

Kebijakan lain yang ditempuh adalah mengatur jam kerja pegawai. ASN yang biasanya pulang sore, pada hari ini dibolehkan meninggalkan kantor pada pukul 11 siang. Namun bukan berarti libur.

“Mereka tetap bekerja dari rumah. Komputer kantor bahkan kami minta dibawa pulang. Jadi pekerjaan tetap bisa jalan. Dengan teknologi sekarang, bekerja jarak jauh itu memungkinkan,” terang dia.

Untuk menyesuaikan situasi, ASN pun diminta mengenakan pakaian bebas pantas. Hal ini dilakukan agar mereka lebih fleksibel dan tidak menimbulkan perhatian berlebih di jalanan.

Tak hanya keselamatan pegawai, langkah antisipasi juga menyentuh sisi teknis. DPRD meminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota Banjarmasin untuk melakukan pengecekan terhadap alat pemadam api ringan (APAR) di setiap ruangan. Tak hanya itu, karung goni dan tandon air pun disiapkan sebagai langkah darurat.

“Kita siapkan semua. Jangan sampai ada kejadian tapi kita tidak siap,” tambahnya.

Meski ada sejumlah langkah pengamanan, aktivitas pemerintahan tetap berjalan. Dewan memastikan pelayanan tidak berhenti. Semua agenda yang bersifat administrasi tetap bisa dilakukan, baik dari rumah maupun dari ruang kerja terbatas di gedung lama.

Langkah antisipasi ini untuk memberikan pesan bahwa DPRD berkomitmen menjaga keselamatan pegawai sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.

“Kita tidak mau panik, tapi juga tidak boleh lengah,” tutup Iwan.

Editor : Muhammad Syarafuddin
#dprd #chaos #banjarmasin #Demo