BANJARMASIN - Polresta Banjarmasin menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jelang unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan, Banjarmasin Tengah, siang ini (1/9).
Massa aksi yang terdiri dari mahasiswa, ojek online (ojol), dan buruh akan berkumpul di Taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi.
Dari sana, long march menuju Jalan Lambung Mangkurat melalui Bundaran Patung Kelabau.
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Denny Maulana Saputra melalui Kanit Kamseltibcar Ansyah Bhakti Satyabharda mengatakan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 12.00 Wita, menyesuaikan situasi di lapangan.
"Jika situasi kondusif, penutupan hanya akan dilakukan di Jalan Lambung Mangkurat. Dari perempatan Jembatan Merdeka hingga perempatan Hotel Mentari," jelasnya, kemarin (31/8).
Namun, jika terjadi kericuhan, skema pengalihan akan diperluas. Sejumlah ruas jalan akan terdampak, arus lalu lintas di Jalan Sutoyo S menuju Masjid Raya Sabilal Muhtadin akan dialihkan ke Jalan S Parman.
Arus kendaraan dari arah Kayu Tangi menuju pusat kota juga akan dialihkan ke Jalan Sultan Adam. Kemudian, lalu lintas di sekitar perempatan Jalan Kol Sugiono akan diarahkan ke Jalan RK Ilir (Pekauman).
Masyarakat diimbau menghindari kawasan demonstrasi untuk mengurangi potensi kemacetan.
Antisipasi keamanan, Polresta Banjarmasin menurunkan 150 personel gabungan. Terdiri dari 90 personel lalu lintas dan 60 personel dari Polda Kalsel.
"Kami berharap aksi bisa berjalan aman, damai, dan tertib. Sehingga situasi di Banjarmasin tetap kondusif," pungkasnya.
Diwartakan sebelumnya, Aliansi Masyarakat Kalsel Melawan berkonsolidasi di kolong Jembatan Banua Anyar pada Jumat (29/8) malam.
Demonstrasi akan dimulai sekitar pukul 14.00 Wita. Mereka akan turun ke jalan dengan sejumlah tuntutan. Dari usut tuntas kematian Affan Kurniawan, reformasi Polri dan tuntut mundur Kapolri Jenderal Listyo Sigit, hingga sahkan RUU Perampasan aset.
Aliansi menegaskan, mereka hanya bersedia bernegosiasi dengan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief