Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pencari Besi Tua Temukan Mortir dari Dasar Sungai Kuin, Diduga Peninggalan Zaman Perang

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 25 Agustus 2025 | 12:09 WIB
TEMUAN MORTIR: Agar suhunya tetap dingin, mortir yang diduga peninggalan zaman perang itu direndam dalam baskom.
TEMUAN MORTIR: Agar suhunya tetap dingin, mortir yang diduga peninggalan zaman perang itu direndam dalam baskom.

BANJARMASIN - Warga RT 10 Kuin Utara, Banjarmasin Utara, dikejutkan penemuan benda yang diduga mortir di aliran Sungai Kuin, Ahad (22/8) sore.

Ketua RT 10 Kuin Utara, Haji Norman (75) mengatakan benda mirip bom itu pertama kali ditemukan Ahmad Rifani (45) yang sedang menyelam untuk mencari besi tua di dasar sungai.

"Sekitar bakda asar kejadiannya. Rifani sehari-hari memang mencari besi bekas untuk dijual. Waktu menyelam, dia menemukan benda logam yang tidak biasa, lalu dibawa ke permukaan," ujar Norman saat ditemui di lokasi.

Kakak Rifani, Fahlani yang mengetahui penemuan senjata artileri jarak pendek itu segera mengabari warga sekitar.

"Fahlani bilang ke saya, Rifani mendapat bom, langsung saya datangi ke sungai," tutur Norman.

Setelah melihatnya sendiri, Norman segera melapor ke lurah. Laporan itu kemudian diteruskan kelurahan ke TNI.

Mortir yang diduga peninggalan zaman perang itu kemudian diamankan. "Diamankan di sana (Koramil)," ujarnya.

Menurut Norman, bom tersebut sepertinya sudah tidak aktif lagi. Sebab ketika diangkat dari sungai, air bercucuran keluar dari lubang di mortir.

"Sepertinya tidak aktif lagi, karena ada lubang yang mengeluarkan air," ujarnya.

Diduga, jenis mortir itu kaliber 60 mm. Saat ini, diamankan di Koramil. Direndam dalam baskom air agar suhunya tetap dingin.

Dikonfirmasi, Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Taufiq Arifin belum memberikan tanggapan sampai berita ini diturunkan. Begitu pula dengan Kanit Reskrim Ipda Hafiz Satria Arianda. (lan/fud

Editor: Syarafuddin

 

Editor : Arief
#benda #banjarmasin #temuan #Sejarah