Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jalan Lintas Banjarbaru-Batulicin Kembali Makan Korban, Mobil Brio Merah Terguling di Tikungan Bunglai, Bagini Kata PUPR..

M Oscar Fraby • Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:20 WIB
TERBALIK: Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Banjarbaru-Batulicin.
TERBALIK: Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Lintas Banjarbaru-Batulicin.

MARTAPURA – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lintas Banjarbaru–Batulicin. Terbaru, sebuah mobil kembali dilaporkan terguling di ruas jalan tersebut, tepatnya di wilayah Bunglai, Kabupaten Banjar, Minggu (17/8) siang.

Sebuah mobil jenis sedan yang dikendarai Amalia, bahkan hampir masuk ke jurang usai terpental sejauh sekitar enam meter dari badan jalan. Dia pun menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar untuk meminta bantuan.

“Sekitar pukul 11.50 Wita laporan itu masuk (ke DPKP Banjar) dan ditindaklanjuti dengan mengerahkan satu unit mobil Rescue dengan 5 personel teknis ke lokasi kejadian,” ungkap Kepala DPKP Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, Selasa (19/8) siang.

Dia menerangkan, dalam insiden itu, tidak ada korban maupun kerugian material. “Alhamdulillah, petugas berhasil mengevakuasi mobil yang terguling dan memastikan kondisi lokasi sudah aman bagi pengguna jalan lainnya setelah proses penangan evakuasi lebih dari satu jam,” tambahnya.

Menurut Agus, di jalur kejadian tersebut memang dikenal rawan. Lantaran banyak tikungan tajam dan dekat dengan jurang. Sehingga pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati. “Untuk penyebab pasti tergulingnya mobil belum diketahui dan masih dalam penanganan pihak terkait,” tukasnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Jalur Bypass yang menghubungkan wilayah Kota Banjarbaru dengan Kabupaten Tanah Bumbu itu. Berdasarkan laporan yang tercatat sejak Januari hingga 13 Agustus 2025, sudah ada sembilan peristiwa kecelakaan yang ditangani oleh DPKP Kabupaten Banjar.

Paling banyak terjadi pada Agustus, yang titik kejadiannya di sekitar wilayah Bunglai, Gunung Papua, dan Kelok 12. Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Banjar, M Kasyaf, menyebut bahwa ada empat laporan kejadian yang masuk ke DPKP Banjar selama Agustus. Termasuk yang dialami oleh Amalia ini.

Mayoritas kecelakaan sebutnya adalah kendaraan roda empat yang tergelincir atau terjun ke jurang. Jalur ini semakin rawan ketika di malam hari dan cuaca yang tidak bersahabat. Meski sejauh ini tidak ada korban jiwa, tren meningkatnya kecelakaan tetap jadi perhatian serius. “Kami kembali mengimbau pengendara untuk selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi penuh saat melintas di jalur ini. Terutama di titik-titik dengan kontur curam dan dekat jurang,” pesannya.

Sebelumnya, Plt Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Robby Cahyadi, mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang desain trase jalan pada segmen rawan di ruas jalan ini. “Evaluasi teknis menunjukkan, alinyemen horizontal dan vertikal di beberapa titik kurang aman. Kelandaian dan tikungan harus dimodifikasi,” ujarnya Senin (11/8/2025) lalu.

Menurutnya, saat ini perubahan desain pada jalur tersebut sudah disiapkan. Namun, pelaksanaan fisik masih menunggu persetujuan pengelola Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam karena akses jalan melewati kawasan konservasi tersebut. “Kami sudah berkontrak untuk pelaksanaan fisiknya, tapi keputusan akhir menunggu dari Tahura Sultan Adam,” jelasnya.

Sementara menunggu keputusan, PUPR Kalsel telah memasang rambu peringatan dan imbauan keselamatan di titik-titik rawan. “Patuhilah rambu lalu lintas dan tingkatkan kewaspadaan, terutama di titik yang sudah diberi tanda peringatan,” pesannya. 

Editor : Arief
#Jalan Banjarbaru-Batulicin #Banjar #Lakalantas