BANJARMASIN-Si jago merah kembali berkobar di Kelurahan Pelambuan, Banjarmasin Barat, Senin (11/8/2025) dini hari tadi.
Lokasi kejadian bersebelahan dengan peristiwa akhir tahun lalu di antara perbatasan Gang Nuruddin dan Sekata, Jalan PHM Noor Banjarmasin Barat.
Lokasi ini termasuk kawasan padat penduduk, dan sudah berkali-kali terjari musibah serupa.
Kali ini jumlahnya puluhan rumah ludes terbakar.
Terpantau di lokasi hampir semua menyisakan puing saja, terlihat ada tiga motor yang terbakar habis.
Sedangkan bangunan yang terbakar terbuat dari kayu sehingga sangat mudah dilalap si jago merah.
Sejumlah warga bercerita jika asal api dari motor yang terbakar di teras rumah milik Dullah warga RT 55.
Di teras tersebut ada tiga motor, diantaranya dua motor Satria F, Honda Scoopy.
Warga yang melihat motor Satria F pertama terbakar, sejurus itu menjalar ke motor sebelahnya dan bangunan
Sehingga warga dan para korban yang terdampak menduga ada unsur kesengajaan.
"Kami menduga motor itu ada yang membakar, soalnya ketika saya mendengar kebakaran saya langsung keluar dan berlari ke arah titik kobaran api, melihat motor yang sudah dilalap api, sedangkan rumah tidak terbakar," cerita Fauzi (38) salah seorang warga.
Fauzi terbangun setelah anaknya membangunkan.
Jarak rumah kontrakanya dengan awal titik api, tak jauh di belakang rumahnya.
"Pemilik rumah masih di dalam, dia tak tahu kalau motornya terbakar. Nah setelah itu baru menjalar ke rumah dan melalap bangunan lainya," ujarnya.
"Peristiwa ini kembali terulang, sebelumnya 8 bulan lalu akhir tahun," sambung Sunarto Ketua RT 55.
Namun sebut Sunarto, peristiwa ini lebih besar. Berdampak dua RT, yakni RT 55 dan 59.
"Di lingkungan RT saya 17 rumah, dan 19 kepala keluarga yang terdampak," beber Sunarto.
Ketua RT mengungkapkan dini hari tadi kebetulan air sungai surut, sungai pelambuan ini pun tak berair.
Justru itu para relawan kesulitan mengambil air.
"Belum pasang, penuh lumpur saja sungai Pelambuan ini waktu kejadian.
Beberapa relawan juga ada yang mengambil air dari sungai Barito, mereka harus mengulur selang panjang karena jaraknya cukup jauh," ujarnya.
Sunarto tak menampik jika warganya dibuat penasaran dengan kabar jika musibah ini terjadi ada unsur kesengajaan.
"Cerita warga seperti itu dan memang ada tiga motor yang terbakar, tetapi kita tidak berani berandai-andai.
Biar nanti kepolisian menyelidiki, pastinya tidak ada korban luka atau jiwa," jelasnya.
Ketua RT 59 Erwanto pun sama, warga curiga jika penyebab kebakaran ada unsur kesengajaan.
Dari warga yang melihat motor yang terbakar.
"Tadi malam kami kebetulan begadang, menjaga material pengecoran titian Gang Sekata ini.
Warga berteriak kebakaran, kami lihat api sudah sangat besar dan kami masing-masing berlari mengamankan keluarga," kata Erwanto.
Ketua RT 59 ini menyebutkan bahwa ada 6 rumah terbakar milik warganya. Rumah terbakar perbatasan dengan RT 55.
"Kabarnya benar jika ada dugaan unsur kesengajaan, bersumber dari motor yang terbakar, bukan pertama dari rumah," katanya.
Di lokasi sejumlah personel Banjarmasin Barat melakukan olah TKP dan memintai keterangan ketua RT dan warga.
Begitu juga dari Tagana Kota Banjarmasin melakukan pendataan.
Editor : Arif Subekti