BANJARBARU - Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Banjarbaru memastikan sistem kelistrikan di lingkungan Polres Banjarbaru dalam kondisi aman, usai kebakaran melanda Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Rabu (6/8) malam.
Manager ULP PLN Banjarbaru, Arliansah, menyampaikan pihaknya telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap instalasi listrik, baik pada gardu maupun kWh meter, Kamis (7/8). “Tidak terjadi gosong maupun korsleting di gardu PLN. Kondisi masih aman dan bersih,” ujarnya kepada awak media.
Selain itu, tim teknis PLN juga memeriksa panel utama listrik di area Polres Banjarbaru, termasuk yang berada di ruang SPKT. Hasilnya, tidak ditemukan kelainan atau kerusakan.
“Panel utama dalam kondisi sempurna. Pembatas MCB juga masih terpasang di tiap jalur instalasi,” jelas Arliansah.
Namun, ia mengungkapkan bahwa di area yang terbakar terdapat beberapa kabel instalasi berukuran kecil. Meski begitu, kabel-kabel tersebut masih terlihat menyatu dan tidak menunjukkan tanda-tanda korsleting berat.
“Posisi terbakar berada di tengah ruangan, cukup jauh dari boks panel utama yang berada di bagian lain. Jadi yang terbakar bukan panel listriknya, tapi bagian dalam ruangan,” terangnya.
Arliansah juga memastikan tidak ada gangguan atau anomali sistem kelistrikan yang terdeteksi pasca-kebakaran. Selain itu, tak ditemukan adanya ledakan pada gardu maupun lonjakan arus listrik yang tidak normal.
“Kalau pun ada kebakaran pada kabel instalasi, alat pengaman seperti MCB akan langsung berfungsi untuk mencegah dampak lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian yang ditimbulkan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Editor : Sutrisno