Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hilang di Laut Pulau Sembilan, Nelayan Kotabaru Ditemukan Meninggal Dunia Terhimpit Batu Besar di Laut Sedalam 32 Meter

Jumain Radar Banjarmasin • Minggu, 3 Agustus 2025 | 19:40 WIB
SEMPAT HILANG:Warga mengevakuasi jenazah Baharuddin, nelayan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Minggu (3/8/2025).(Foto:Polsek Pulau Sembilan)
SEMPAT HILANG:Warga mengevakuasi jenazah Baharuddin, nelayan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Minggu (3/8/2025).(Foto:Polsek Pulau Sembilan)

KOTABARU - Nelayan Desa Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Baharuddin (52) yang dikabarkan hilang di laut saat memancing, akhirnya ditemukan.

Sebelumnya, Baharuddin dilaporkan terjatuh dari kapal KM NAZWA saat memancing di buritan kapal Kamis (31/7/2025) dini hari.

Awal mulanya, korban pergi memancing ke laut dengan menggunakan perahu, Rabu (30/7/2025).

Di tengah laut, Bahruddin menambatkan sampannya ke Kapal Motor (KM) NAZWA yang sedang sandar untuk melakukan perbaikan dan lanjut memancing dari buritan sebelah kanan KM NAZWA.

Aktivitas Baruddin memancing disaksikan diketahui oleh Suprio, seorang tukang kayu asal Jawa Tengah yang berada di KM NAZWA.

Sekitar pukul 23.30 Wita, Suprio meninggalkan korban untuk tidur.

Ketika terbangun, pukul 01.00 Wita dan kembali ke buritan kapal, Suprio terkejut karena Baharuddin sudah menghilang.

Namun, Suprio melihat sampan korban masih terikat dan tempat ikannya masih ada. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Pulau Sembilan dan berlanjut dengan pencarian korban.

Setelah dua hari pencarian, Baharudin ditemukan masyarakat dan nelayan setempat dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Jasadnya terhimpit dua batu besar di perairan Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kapolsek Pulau Sembilan, Ipda Teguh membenarkan adanya temuan mayat nelayan ini, Minggu (3/8/2025).

“Korban ditemukan terjepit di antara batu besar pada kedalaman 32 meter, sekitar 200 meter dari titik kejadian oleh nelayan,” sambungnya.

Jasad Baharuddin langsung dievakuasi dengan peralatan seadanya dan dibawa ke rumah duka menggunakan kapal nelayan.

“Dari keterangan keluarganya, atas kejadian ini menyatakan ikhlas menerima musibah ini dan tidak mengajukan permohonan otopsi,” sambungnya. 

Dilanjutkannya, Polsek Pulau Sembilan juga telah memeriksa dua saksi, yaitu Ijal (35) dan Bio (35), keduanya nelayan asal Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

“Ini menjadi pelajaran dan peringatan bagi para nelayan untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di laut, terutama di area buritan kapal yang rawan kecelakaan,” tutupnya mengakhiri.

Editor : Fauzan Ridhani
#ditemukan tewas #memancing #batu besar #Nelayan #kabupaten kotabaru