Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kronologi Kernet Tewas Diduga Terjepit Truk Semen dan Peti Kemas Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Polisi Gelar Olah TKP

Maulana Radar Banjarmasin • Minggu, 3 Agustus 2025 | 07:01 WIB
OLAH TKP:Personel Polsek KPL saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area Depo Kontainer PT SI, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.(foto:Maulana/Radar Banjarmasin)
OLAH TKP:Personel Polsek KPL saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area Depo Kontainer PT SI, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.(foto:Maulana/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN - Setelah berjam-jam menunggu kedatangan pihak keluarga, jasad Ari Irawan (23), korban kecelakaan kerja di area Pelabuhan Trisakti Banjarmasin akhirnya dibawa pulang ke kampung halamannya di Desa Pangelak, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong.

Rombongan keluarga tiba di kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin sekitar pukul 01.00 Wita Sabtu (2/8/2025) dini hari.

Tak lama kemudian, pihak keluarga langsung membawa jenazah pulang ke Kabupaten Tabalong untuk dimakamkan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin, Kompol Faizal Rahman melalui Kanit Reskrim, Iptu Agusto Ferdinand C membenarkan bahwa insiden terjadi di area Depo Kontainer milik PT SI, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (1/8/2025) sore sekitar pukul 15.00 Wita.

Menurut Agusto, kecelakaan berawal saat sopir truk pengangkut semen cons meminta korban yang merupakan kernetnya untuk turun dan memeriksa sisi kiri dan kanan truk guna memastikan tidak ada hambatan saat kendaraan hendak bermanuver.

"Tanpa diketahui sopir, korban justru berjalan ke belakang truk. Saat itu sopir sempat melakukan gerakan mundur, lalu maju kembali setelah mendengar teriakan dari sekuriti pelabuhan yang mengatakan ‘maju lagi’," jelas Agusto.

Namun nahas, ketika sopir turun dari kabin dan mengecek bagian belakang, ia mendapati korban sudah dalam kondisi terjepit di antara truk dan kontainer. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Dari hasil pemeriksaan awal di kamar jenazah, korban mengalami luka parah pada bagian dada sebelah kanan yang diduga remuk.

Meski begitu, Kepolisian masih menunggu hasil visum resmi dari pihak medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Luka parah di bagian dada kanan, kemungkinan remuk. Tapi untuk kepastian, kita tunggu hasil visum," ujar Agusto.

Untuk keperluan penyelidikan, sopir truk sementara diamankan di Polsek KPL.

Diketahui, sopir truk memiliki SIM yang masih berlaku dan kendaraan dilengkapi surat-surat resmi.

Pihak Kepolisian juga mengungkap bahwa antara sopir dan korban memiliki hubungan keluarga, yakni sepupu jauh.

Agusto menegaskan meskipun peristiwa ini diduga kuat sebagai kecelakaan kerja atau musibah, proses penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian yang lebih berat.

"Ini memang musibah, tapi pemeriksaan tetap berjalan. Kami juga menunggu sikap dari keluarga korban, apakah menerima peristiwa ini sebagai kecelakaan murni atau akan menempuh langkah hukum lain," pungkas Agusto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Tambang Ulang.

Editor : Fauzan Ridhani
#RSUD Ulin Banjarmasin #banjarmasin #Tewas Terjepit #pelabuhan trisakti #olah tkp