Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sempat Dikabarkan Hilang, Ahmad Kusasi Tenggelam di Sungai Tabirai Perbatasan Kabupaten HSS-Tapin

Salahudin Radar Banjarmasin • Selasa, 29 Juli 2025 | 16:19 WIB
EVAKUASI : Temuan mayat laki-laki di Sungai Tabirai, Desa Balimau perbatasan Kabupaten HSS dan Kabupaten Tapin di evakuasi.Foto Polsek Kalumpang untuk Radar Banjarmasin
EVAKUASI : Temuan mayat laki-laki di Sungai Tabirai, Desa Balimau perbatasan Kabupaten HSS dan Kabupaten Tapin di evakuasi.Foto Polsek Kalumpang untuk Radar Banjarmasin

KANDANGAN – Warga Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di Sungai Tabirai, Desa Balimau perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Tapin, Selasa (29/7/2025) pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

Mayat laki-laki diketahui bernama Ahmad Kusasi (45) Warga Jalan Datu Buasan, Desa Amparaya Kecamatan Simpur pertama kali ditemukan salah seorang warga saat sedang berangkat berkebun melewati Sungai Tabirai Desa Balimau melihat mayat manusia yang tersangkut rumput di pinggir Sungai Tabirai Desa Balimau.

Temuan tersebut kemudian segera disampaikan ke Kepala Desa (Kades) Masta, Kabupaten Tapin dan Kades Balimau untuk dilanjutkan dilaporkan ke petugas Polsek Kalumpang. Tanpa menunggu waktu lama, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi bersama-sama Inafis Polres HSS, BPBD dan tim relawan.

Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi melalui Kapolsek Kalumpang AKP Samsi menjelaskan bahwa dari keterangan keluarga, korban yang memiliki riwayat ganguan kejiwaan dan pernah berobat ke RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan sebelum ditemukan meninggal dunia meninggalkan rumah beberapa hari lalu.

“Korban meninggalkan rumah sejak hari Minggu (27/7/2025) siang sekira pukul 11.00 Wita menggunakan sepeda,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dari pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan visum dan otopsi terhadap jenazah.

“Surat pernyataan tidak dilakukan visum dan otopsi mayat juga sudah ditandatangani pihak keluarga. Keluarga ikhlas dan menganggap meninggalnya korban adalah musibah,” katanya.

Editor : Arif Subekti
#Kalsel #HSS #Sungai #hilang #mayat