Kobaran api yang terjadi di kawasan Simpang Tiga Kaliukan membuat warga panik dan berteriak meminta bantuan. Video detik-detik awal kejadian tersebar luas di grup WhatsApp dengan suara panik warga yang berteriak, "Api di Simpang Tiga Kaliukan, status api semakin membesar."
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam dan 13 petugas teknis ke lokasi. Sejumlah unit relawan PMK swasta juga dikerahkan membantu proses pemadaman.
Baca Juga: Razia Satpol PP Tanah Laut Amankan 3 Pasangan Kumpul Kebo di Rumah Kos Pelaihari
"Alhamdulillah proses pemadaman dibantu kawan-kawan relawan, jadi api cepat dikendalikan," ujar Kepala Seksi Pemadaman, Penyelamatan dan Sarpras DPKP Banjar, M Kasyaf R, saat dikonfirmasi.
Menurut Kasyaf, kobaran api cepat meluas karena sebagian besar rumah berbahan kayu dan tiupan angin cukup kencang. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Rumah yang mengalami rusak berat milik Aspan (2 KK/5 jiwa), Arafik (1 KK/2 jiwa), Masrumi (1 KK/3 jiwa), Mulkani (1 KK/2 jiwa), Badariah (1 KK/2 jiwa), Zajuly (1 KK/1 jiwa), dan Siah (1 KK/2 jiwa). Sementara rusak ringan dialami rumah milik Bahrani (1 KK/4 jiwa), Hamdani (1 KK/4 jiwa), dan Rahmi (1 KK/4 jiwa).
Baca Juga: Pengkhianatan Lucas Morellato! Gelandang Brasil Tinggalkan Barito Putera Demi Klub Bahrain
"Terkait penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkas Kasyaf.
Editor : M. Ramli Arisno