BANJARMASIN – Masih ada tiga jemaah haji yang sampai ini masih menghilang, walau operasional pelaksanaan ibadah haji 2025 atau pemulangan semua jemaah haji sudah berakhir pekan lalu. Satu di antaranya dari embarkasi Banjarmasin atas nama Hasbullah Ihsan bin Ihsani (72).
Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 13 itu, sampai kini tak ada kabar keberadaannya sejak dikabarkan menghilang pada 15 Juni lalu. Selain Hasbullah, dua jemaah yang masih hilang tersebut adalah Nurimah (80) dari Kloter 19 Embarkasi Palembang, dan Sukardi (67) dari Kloter 79 Embarkasi Surabaya.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pencarian tiga jemaah yang hilang tersebut, termasuk pihak kepolisian Arab Saudi.
“Tenaga-tenaga Indonesia yang masih di Saudi Arabia sekarang, tetap mencari bekerja sama dengan polisi dan pihak-pihak yang terkait di sana. Insya Allah mudah-mudahan kita berdoa semoga bisa ditemukan, apakah dalam keadaan masih hidup maupun dalam keadaan lain," ujar Nasaruddin.
Ia menegaskan proses pencarian jemaah tetap dilakukan meskipun operasional haji 2025 telah resmi ditutup. “Kita mencari tidak ada batas waktu,” tegas Nasaruddin.
Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin juga menegaskan bahwa pencarian terhadap jemaah yang hilang tetap dilakukan meski operasional pelaksanaan ibadah haji berakhir. “Tetap dan terus dicari meski operasional haji 2025 resmi ditutup,” kata Tambrin.
Selain sejumlah tempat ditelusuri seperti Jabal Khandamah, Jabal Tsur, di kawasan Arafah dan Muzdalifah, hingga perbatasan Makkah dan Al-Litha serta pengecekan CCTV, pencarian juga ke berbagai rumah sakit. “Proses pencarian jamaah dilakukan oleh Konsul Haji maupun KJRI di Jeddah. Kami mohon doa restu kepada seluruh masyarakat, semoga dalam waktu dekat semua jemaah haji yang hilang dapat ditemukan,” tuturnya.
Seperti diketahui, Hasbullah dilaporkan hilang sejak Minggu dini hari pada 15 Juni 2025 sekitar pukul 03.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Jemaah haji asal Banjarbaru yang masuk dalam Kloter 13 itu diketahui memiliki riwayat dimensia.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief