RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin menunjukkan kehadirannya untuk warga yang terdampak musibah kebakaran di Area Makam Datu Qabul, Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan.
Bupati Tapin H Yamani bersama Wakil Bupati Tapin H Juanda turun langsung memantau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan untuk percepatan pemulihan pasca musibah.
“Kita ingin memastikan warga kita yang terdampak kebakaran bisa segera pulih dan bangkit kembali,” kata H Yamani Jumat (18/7/2025) sore di lokasi.
Untuk pembangunan pendopo yang digunakan sebagai pusat kegiatan haul di area makam, Pemkab Tapin mengalokasikan bantuan tunai senilai 100 juta. Sementara itu, untuk sembilan warga yang rumahnya terdampak kebakaran, masing-masing mendapatkan bantuan Rp 7 juta.
“Intinya pemerintah daerah hadir dalam setiap pembangunan dan musibah warga. Mudahan bisa diterima dan digunakan sebaik-baiknya,” kata H Yamani.
Sebelumnya, Kepala Desa Baulin, Muhammad, meminta bantuan kepada pemerintah daerah agar pembangunan pendopo dapat segera terealisasi mengingat haul akan dilaksanakan dua bulan lagi, sekaligus meminta perhatian terkait kondisi jalan sepanjang 100 meter menuju area makam.
Camat Candi Laras Selatan, Zaul Rahman, juga menyampaikan pendopo akan dialihkan posisinya ke belakang area makam agar lebih representatif dan tertata.
Menanggapi hal tersebut, H Yamani meminta agar proposal pengajuan pembangunan pendopo dan jalan segera difinalkan dan disampaikan ke Bagian Kesra untuk ditindaklanjuti.
“Silakan proposalnya diselesaikan, nanti akan kita olah untuk segera dimasukkan ke bagian Kesra,” tegas H Yamani.
Sebagai bentuk komitmen, pemerintah daerah tidak hanya membantu sarana keagamaan, tetapi juga memastikan warga terdampak bisa segera memulihkan kehidupan mereka.
“Kita bantu enam juta untuk setiap warga yang terdampak, dan setelah diverifikasi bersama tim di lapangan, kita tambahkan menjadi tujuh juta agar bisa cukup membantu untuk membeli kebutuhan pokok dan bahan bangunan,” ujarnya.
Selain itu, ada juga bantuan berupa paket sembako untuk warga yang terdampak kebakaran.
Kebakaran sendiri terjadi Senin malam (14/7/2025), pukul 23.00 Wita.
Api berkobar hebat dan meluluhlantakkan belasan bangunan di kawasan pertokoan dan warung sekitar kompleks makam Datu Qabul.
Dalam sekejap, kobaran api menghanguskan 12 bangunan, termasuk musala, pendopo, serta warung dan toko milik warga.
Editor : Arif Subekti