BANJARMASIN — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkum Kalsel) bersama Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Setdaprov Kalsel) melaksanakan Seleksi Daerah (Selekda) peserta Peacemaker Justice Award (PJA) Tahun 2025, Kamis (17/7/2025) di Ruang Rapat Biro Hukum Setda Provinsi Kalsel.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak sebagai Tim Seleksi Daerah. Antara lain Kepala Biro Hukum Setdaprov Kalsel, Guntur Ferry Fahtar dan Kepala Divisi Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Kalsel, Anton Edward Wardhana. Kemudian, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Banjarmasin, Alimin Ribut Sujono dan Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor, Dana Hanura. Serta, perwakilan dari Bagian Pemerintahan, Penyuluh Hukum Kanwil, dan jajaran Pemprov Kalsel.
Dalam sambutannya, Guntur Ferry Fahtar menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim seleksi dan pendamping peserta selama proses panjang ini. “Alhamdulillah, penilaian sudah selesai. Terima kasih kepada seluruh tim Panselda PJA 2025 yang telah bekerja keras dalam mendampingi para peserta,” ujarnya saat menutup kegiatan.
Penilaian terhadap peserta dilakukan secara menyeluruh, mencakup berbagai aspek aktualisasi dan data dukung yang telah diunggah peserta. Kepala Bagian Pemerintahan Provinsi Kalsel, Maman S menyatakan bahwa proses penilaian berjalan sesuai jadwal. “Sesuai dengan jadwal yang ditentukan, kita akan menilai aktualisasi peserta. Tentunya, kita telah maksimal sebelumnya melakukan pendampingan,” jelasnya.
Anton Edward Wardhana mengungkapkan dari 25 peserta awal, terdapat lima peserta yang tidak melengkapi data dukung. Yakni, masing-masing dua peserta dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kemudian, satu peserta dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Meskipun demikian, ia menyampaikan harapan besar terhadap peserta yang telah mengikuti seleksi secara lengkap. “Kita berharap peserta yang telah dinilai ini nantinya menjadi wakil Kalsel pada malam Anugerah PJA 2025 di Jakarta,” ungkapnya.
Sementara itu, Dianor selaku perwakilan tim teknis menyampaikan peserta yang memenuhi data dukung dan dinyatakan lulus akan menerima penghargaan Anubhawa Sasana Jagadita dan NLP. “Peserta terbaik nantinya akan mewakili Kalsel di Jakarta untuk kembali berjuang di ajang nasional Anugerah PJA,” terangnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi penilaian terhadap masing-masing peserta oleh seluruh anggota tim seleksi. Dengan selesainya proses Selekda ini, Kalsel semakin mantap mengirimkan wakil terbaiknya dalam ajang PJA 2025 di tingkat nasional.
Editor : Fauzan Ridhani