BANJARMASIN — KM Dharma Kartika II mengalami insiden tabrakan di perairan Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (17/7) pagi.
Keterangan KSOP Kelas I Banjarmasin, kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) itu bertabrakan dengan TB Crest Omega I, kapal tunda yang menarik tongkang batu bara dari Kelanis menuju Taboneo.
Insiden terjadi saat KM Dharma Kartika II tengah berlayar dari Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Saat memasuki kawasan Sungai Barito di daerah Tabunganen, kapal penumpang itu mendadak masuk ke celah sempit di antara TB Crest Omega I dan tongkang batu bara yang ditariknya.
Untungnya tidak terjadi kerusakan parah pada KM Dharma Kartika II hingga kapal tersebut tiba dengan selamat ke Pelabuhan Trisakti.
Kendati demikian, KM Dharma Kartika II tak dapat melanjutkan perjalanan, sehingga membuat ratusan calon penumpang yang berniat berangkat dari Banjarmasin ke Surabaya harus terlantar di Pelabuhan Trisakti.
Salah satunya adalah Muhriadi, penumpang rombongan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari). Ia harus menunda perjalanannya hingga Jumat (18/7).
"Secara tidak langsung kan tidak dikehendaki, mau tidak mau ditunda lah. Semuanya dibatalkan," ujarnya.
Berbeda dengan Muhriadi, penumpang lain bernama Muhammad memilih untuk tak menunggu. Ia langsung mengurus pengembalian tiket dan mencari jadwal kapal lain.
"Langsung ambil jadwal kapal lain lagi," katanya.
Pihak agen pelayaran pun memutuskan membatalkan keberangkatan KM Dharma Kartika II demi keselamatan penumpang.
Penumpang yang terlantar disiapkan tempat penampungan sementara di area terminal.
"Dengan adanya hambatan pembatalan ini, dari kami menyediakan lokasi untuk penumpang,” ujar PIC Terminal Penumpang Trisakti, Daru Ogi.
Editor : Muhammad Syarafuddin