Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kasus Pembunuhan Mat Jalil Direka Ulang, Ada Sebelas Adegan Berdarah, Pelaku Tombak Kepala Korban

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 17 Juli 2025 | 10:46 WIB
REKA ULANG: Tersangka Kamrani menunjukkan bagaimana ia menghabisi nyawa Mat Jalil.
REKA ULANG: Tersangka Kamrani menunjukkan bagaimana ia menghabisi nyawa Mat Jalil.

BANJARMASIN - Penyidik Polsek Banjarmasin Timur menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan yang menewaskan Mat Jalil (48) di halaman mapolsek, kemarin (16/7).

Pelaku utama, Kamrani alias Paman dihadirkan. Sementara pelaku kedua yang berinisial B dan masih buron, digantikan orang lain.

Tampak Kamrani berperan aktif dalam pengeroyokan. Ia menendang dan menyerang korban dengan tombak, yang menyebabkan korban terluka parah dan tenggelam di Sungai Martapura.

Rekonstruksi diawali dengan adegan Jalil mendatangi rumah Kamrani. Saat itu, Kamrani tengah makan di dalam rumah, sedangkan pelaku B duduk di teras.

Korban menanyakan keberadaan pelaku, B menjawab bahwa Kamrani berada di dalam rumah.

Tanpa ragu, korban nyelonong ke dalam rumah dan menendang Kamrani yang sedang makan. Kamrani pun membalas dan korban juga tersungkur.

Jalil lantas keluar, tapi ia diadang B. B coba memegangi tubuh Jalil erat-erat. Saat korban hendak menarik senjata tajam dari pinggangnya, Kamrani keburu datang.

Pada adegan keenam, Kamrani masuk kembali ke dalam rumah untuk mengambil tombak. Saat keluar, ia melihat B sudah terluka di bagian kaki kanan, sementara Jalil bercebur ke Sungai Martapura.

Pada adegan berikutnya terjadi penganiayaan berdarah. Kamrani mengejar korban dengan menyusuri pinggiran sungai sampai ke kawasan Kampung Hijau, Sungai Bilu.

Diduga karena kelelahan, korban berpegangan pada perahu milik warga. Saat itulah Kamrani menusukkan tombak ke kepala korban sebanyak dua kali, lalu memukulkan gagang tombak sampai patah ke kepala korban.

Setelah melihat korban tenggelam, Kamrani dan B kabur.

Rekonstruksi ini disaksikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Banjarmasin dan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Lambung Mangkurat.

Sebelumnya, polisi mengungkap bahwa kasus ini dilatarbelakangi masalah utang Rp2 juta. Itu duit panas hasil mereka mengedar sabu.

Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto mengatakan ada 11 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi ini, sesuai hasil pemeriksaan terhadap tersangka Kamrani.

"Selanjutnya kami akan melengkapi berkas perkara untuk diserahkan ke Kejari," terangnya.

Morris juga mengimbau agar B segera menyerahkan diri. Ia juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan buronan tersebut untuk segera melaporkannya ke polisi.

"Sampai saat ini kami masih terus memburu B," pungkas Kapolsek. 

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#Pembunuhan #banjarmasin #rekonstruksi