Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Polres HSS Tangkap 13 Pengedar Narkoba, Termasuk Pasangan Suami Istri

Salahudin Radar Banjarmasin • Selasa, 15 Juli 2025 | 11:56 WIB

JUMPA PERS: Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi bersama Kabag Ops AKP H Opa Atim Wibawa dan Kasat Narkoba Iptu Cahyo Sugiono menunjukkan barang bukti dan tersangka ungkap kasus Operasi Antik Intan
JUMPA PERS: Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi bersama Kabag Ops AKP H Opa Atim Wibawa dan Kasat Narkoba Iptu Cahyo Sugiono menunjukkan barang bukti dan tersangka ungkap kasus Operasi Antik Intan
KANDANGAN - Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) berhasil mengungkap 11 kasus peredaran narkoba dengan mengamankan 13 tersangka dalam Operasi Antik Intan 2025 yang berlangsung selama dua pekan, 17-30 Juni 2025.

Kapolres HSS AKBP Muhammad Yakin Rusdi mengungkapkan dari 13 tersangka yang diamankan, terdapat satu pasangan suami istri nikah sirih. Semua tersangka merupakan pengedar narkoba.

"Dari 13 tersangka, ada satu pasangan suami istri nikah sirih yang diamankan. Semua tersangka merupakan pengedar," ujarnya saat press release di Mapolres HSS, Selasa (15/7/2025).

Yakin membandingkan hasil Operasi Antik Intan 2025 dengan tahun 2024 yang mengalami penurunan dari segi kuantitas kasus. Tahun lalu Polres HSS berhasil mengungkap 15 kasus dengan 18 tersangka, sedangkan tahun ini hanya 11 kasus dengan 13 tersangka.

"Jumlah kasus turun, tapi dari kualitasnya meningkat dua kali lipat. Tahun 2024 barang bukti sabu yang diamankan hanya 9,1 gram sedangkan tahun 2025 barang bukti sabu diamankan 19,78 gram," bandingnya.

Barang bukti sabu seberat 19,78 gram ini jika dihitung dengan harga Rp 1,8 juta per gram, totalnya mencapai sekitar Rp 35,6 juta. Kapolres HSS menyebutkan penyelamatan ini sangat signifikan bagi masyarakat.

"Jika dari setiap satu gram sabu diasumsikan dapat dikonsumsi delapan orang, maka dapat menyelamatkan 158 lebih jiwa," sebutnya.

Yakin meyakini menurunnya kasus narkoba karena jajaran Polres HSS rutin melakukan berbagai sosialisasi dan imbauan tentang bahaya narkotika kepada masyarakat. Pengawasan ketat terus dilakukan meski operasi telah berakhir.

"Seluruh jajaran Polres HSS meski sudah tidak Operasi Antik Intan tetap bekerja dengan baik lakukan pengawasan narkotika biar warga Kabupaten HSS terselamatkan," imbaunya.

Para pengedar narkoba yang diamankan selama operasi ini merupakan campuran antara pemain lama dan baru. Kapolres HSS menambahkan bahwa barang bukti narkoba sebagian besar berasal dari daerah tetangga, bukan dari wilayah HSS.

"Barangnya (narkoba) bukan dari tempat kita, kebanyakan dari daerah tetangga," tambahnya.

Editor : M. Ramli Arisno
#kasus narkoba #Operasi Antik Intan #polres hss #pengedar narkoba #sita sabu