RANTAU - Suasana malam yang semula tenang di Desa Baulin, Kecamatan Candi Laras Selatan, mendadak berubah mencekam. Senin malam (14/7/2025), pukul 23.00 Wita.
Api berkobar hebat dan meluluhlantakkan belasan bangunan di kawasan pertokoan dan warung sekitar kompleks makam Datu Qabul.
Dalam sekejap, kobaran api menghanguskan 12 bangunan, termasuk musala, pendopo, serta warung dan toko milik warga.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp1,765 miliar.
Camat Candi Laras Selatan, Zaul Rahman menyampaikan bahwa lokasi terdampak merupakan kawasan padat aktivitas ekonomi warga dan ziarah.
“Kerugian cukup besar. Api menjalar cepat. Yang terbakar tak hanya bangunan, tapi juga barang dagangan dan peralatan di dalamnya,” ujar Zaul.
Camat sudah mendata tempat usaha dan pemilik bangunan yang dilaporkan terdampak dalam kebakaran.
Mulai dari musala atau pendopo, warung makan milik Ulfah, warung makan milik Muhammad Mi’raj, toko sembako milik Arbainah, warung makan milik Acil Uwai, toko sembako dan pakaian milik H Iyus, toko milik Haji Bakti, toko aksesori milik Nur Ain, toko milik Nurlaili, toko aksesori Banu Kopiah milik Sarbani, toko milik Siti Rahmah, toko milik Muhammad Yusran.
Sebagian besar bangunan terbakar hingga rata dengan tanah.
"Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kios makan. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan," ucap Zaul.
Upaya pemadaman dilakukan tim gabungan dari TRC BPBD Tapin, TNI, Polri, Satpol PP, dan relawan dari berbagai daerah seperti Bapara, Balakar Tapin, hingga relawan dari Batola dan Banjarmasin langsung dikerahkan.
Mereka bahu membahu memadamkan api menggunakan unit tangki air, serta mesin portable pemadam kebakaran.
Editor : Eddy Hardiyanto