KOTABARU - Kapolsek Kelumpang Barat dan Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Sumber Daya Energi (SDE) memberikan klarifikasi terkait pemberitaan Radar Banjarmasin.
Menyangkut kematian karyawan perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Ahad (13/7) malam.
KTT SDE, Tri Hapsoro menegaskan tidak ada informasi yang ditutup-tutupi dari media.
“Tidak ada upaya menutupi. Sebab kami fokus ke penanganan korban lebih dulu dan segera melaporkan kejadian sebelum 1x 24 jam,” kata Tri lewat panggilan telepon pada Senin (14/7).
Ia menjamin jenazah korban sudah ditangani pihak terkait.
Kapolsek Kelumpang Barat Iptu Hendrie juga memberikan klarifikasi. Ia menjamin Polres Kotabaru akan terbuka ke publik, apalagi kasus ini menyangkut nyawa manusia.
“Sekarang dalam proses penyidikan Sat Reskrim Polres Kotabaru, apakah murni kecelakaan kerja atau faktor lain, yang pasti masih proses,” ujarnya.
Kapolsek meminta masyarakat tetap menunggu hasil penyelidikan hingga kasus ini terang benderang.
Editor : Muhammad Syarafuddin