Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bocah Perempuan Berusia 7 Tahun Luka Parah Akibat Benang Layangan, Harus Jalani Operasi di RSUD Ansari Saleh

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 10 Juli 2025 | 13:17 WIB
DITANGANI MEDIS:Korban saat berada di RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin, ditangani petugas medis.//keluarg untuk Radar Banjarmasin
DITANGANI MEDIS:Korban saat berada di RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin, ditangani petugas medis.//keluarg untuk Radar Banjarmasin

BANJARMASIN-MAP Seorang bocah perempuan menjadi korban benang layangan dan harus menjalani operasi di RSUD dr. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.

Operasi tersebut baru dilaksanakan hari ini, mulai pukul 11.30 WITA, dan masih dalam proses penanganan medis.

"Putri saya masih menjalani operasi di ruang OKA. Kabarnya operasi ini akan berlangsung selama tiga jam," ujar Happy Noor Azizah (32), ibu korban, saat ditemui di rumah sakit dengan wajah cemas.


Happy tampak duduk di selasar rumah sakit ditemani dua anggota keluarganya.

Ia mengaku tidak sanggup menunggu di ruang operasi.

"Saya hanya bisa menunggu di sini, tidak tega melihat kondisi anak saya. Yang menunggu di atas adalah adik saya, saya takut pingsan," ucapnya.

Ia juga belum mengetahui secara pasti seberapa parah luka yang diderita putrinya akibat benang layangan jenis gelasan tersebut.

"Robeknya cukup lebar dan mengenai bagian bibir, makanya harus dioperasi," jelas Happy.

Kronologi kejadianperistiwa nahas itu terjadi saat sang anak pulang dari terapi di kawasan Perdagangan, Banjarmasin, karena mengalami speech delay.

Saat itu, sang anak meminta duduk di kursi depan motor, sesuatu yang menurut Happy jarang diminta putrinya.


"Saya kira karena dia lelah habis terapi, jadi saya biarkan duduk di depan," katanya.

Namun begitu motor menuruni jembatan Patih Masih, menuju arah Kuin Cerucuk dan hendak pulang ke Jalan Belitung, Banjarmasin Barat, tiba-tiba benang layangan membentang dan mengenai bagian mulut anaknya.

Bahkan sempat mengenai leher Happy sendiri, namun terlindungi oleh jilbab yang dikenakannya.


"Langsung darah mengucur dari mulutnya. Saya panik, beruntung ada pengendara lain yang menolong dan membawa kami ke RS Annisa. Tapi karena itu rumah sakit bersalin, kami bawa ke RS Suaka Insan," ungkapnya.

Di RS Suaka Insan, korban sempat mendapat penanganan awal dan diarahkan untuk menjalani operasi plastik.

Namun karena keterbatasan biaya dan hanya mengandalkan BPJS, Happy mencoba membawa anaknya ke Rumah Sakit Siaga.

Sayangnya, pihak rumah sakit tidak bisa menerima karena menganggap kejadian tersebut sebagai kecelakaan tunggal di jalan raya.

"Terakhir, kami bawa ke RSUD dr. Ansari Saleh ini, dan Alhamdulillah akhirnya dilakukan operasi," tutur Happy.

Ia berharap kejadian ini menjadi perhatian serius pihak terkait agar tidak ada lagi korban akibat benang layangan.


"Sampai sekarang saya masih merasa tidak tenang," tutupnya.

Editor : Arif Subekti
#bocah #dirawat #benang #banjarmasin #Perempuan #luka parah #korban #layang layang