MARTAPURA – Dua kapal pengangkut rombongan pemancing dilaporkan tenggelam di perairan Waduk Riam Kanan, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Minggu (1/6).
Beruntung, seluruh penumpang selamat. Diduga kuat, penyebab kecelakaan adalah batang pohon besar yang muncul ke permukaan air akibat surutnya debit waduk.
Informasi yang dihimpun, dua kapal tersebut tenggelam di waktu yang hampir bersamaan ketika hendak menuju lokasi pemancingan favorit di kawasan perairan Waduk Riam Kanan.
Ada yang menuju kawasan Bukit Batu, Muara Kalaan dan Desa Benua Riam. Namun, belum sampai tujuan, musibah terjadi.
“Kecelakaan terjadi sekira pukul 10.30 Wita. Diduga kapal menabrak batang pohon besar yang timbul karena air waduk sedang surut,” jelas Kasi Humas Polres Banjar, AKP Suwarji, Minggu (1/6) sore.
Kapal pertama dikemudikan oleh motoris berinisial I, mengangkut sembilan penumpang. Saat melaju, kapal menghantam batang kayu besar yang diduga tidak terlihat dari kejauhan.
Benturan keras membuat lambung kapal rusak parah. Beruntung, motoris sempat mengarahkan kapal ke tepi untuk pendaratan darurat, namun kerusakan membuat kapal perlahan tenggelam.
Kejadian serupa juga menimpa kapal milik GS, yang membawa delapan pemancing dari Pelabuhan Tiwingan Lama menuju Desa Benua Riam.
Kapal juga menghantam batang kayu dan mengalami kebocoran pada lambung. Separuh kapal tenggelam.
“Kondisi cuaca saat itu hujan ringan. Tapi yang jadi masalah, debit air waduk memang sedang menurun. Akibatnya, batang pohon yang sebelumnya terendam jadi muncul ke permukaan,” ungkap Suwarji.
Untungnya, kapal tenggelam setelah berlabuh darurat di pinggir sungai. Para penumpang Kapal berhasil dievakuasi oleh kapal yang kebetulan lewat.
Menurutnya, munculnya batang kayu tersebut menjadi penyebab utama dua kapal tersebut mengalami kerusakan dan tenggelam.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, seluruh penumpang dievakuasi dengan bantuan kapal lain yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Sementara, dua kapal dinyatakan rusak berat dan belum bisa dipastikan nilai kerugian materialnya.
Polres Banjar pun mengingatkan kepada para pengelola wisata air dan motoris kapal di Waduk Riam Kanan untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kalau debit air surut, potensi bahaya dari benda-benda terendam, seperti batang kayu sangat tinggi. Harus lebih berhati-hati dan lakukan pengamatan jalur secara teliti,” pesan Suwarji.
Editor : Muhammad Rizky