Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tak Hanya Penegakan Hukum, Pendekatan Polmas Dapat Tekan Laka Lantas

M Oscar Fraby • Kamis, 29 Mei 2025 | 14:32 WIB
PAPARAN: Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Fahri Siregar menyampaikan materi di Annual Meeting ISI 2025 di Jakarta, Rabu (28/5/2025). (Ditlantas Polda Kalsel untuk Radar Banjarmasin)
PAPARAN: Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Fahri Siregar menyampaikan materi di Annual Meeting ISI 2025 di Jakarta, Rabu (28/5/2025). (Ditlantas Polda Kalsel untuk Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN - Polda Kalsel melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel mendapat apresiasi di Annual Meeting Ikatan Sakura Indonesia (ISI) 2025 di Jakarta, Rabu (28/5).

ISI adalah perkumpulan para alumni program Comparative Study of Police System di Jepang yang sudah terlaksana sejak tahun 2001 melalui Program Japan International Cooperation Agency (JICA).

Dalam Annual Meeting ISI itu, Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Dirlantas Polda Kalsel) Kombes Pol Fahri Siregar diberi kesempatan memaparkan strategi penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kalsel.

Pada paparannya, Fahri menjelaskan, menekan angka laka lantas perlu pendekatan, bukan semata tindakan represif atau penegakan hukum, melainkan perubahan pola pikir lewat pendekatan pemolisian masyarakat (Polmas).

Strategi ini yakni menempatkan warga sebagai mitra aktif kepolisian dalam mencegah kecelakaan.

“Kami menggencarkan edukasi dan sosialisasi soal keselamatan berkendara, termasuk langkah yang perlu diambil masyarakat kalau melihat kecelakaan,” papar Fahri.

Dijelaskannya, strategi ini dijalankan lewat berbagai kegiatan edukasi, forum warga, hingga pelatihan tanggap darurat sederhana di tingkat komunitas.

Hasilnya pun mulai terlihat, sejak awal 2025, angka kecelakaan dan fatalitas korban di Kalsel menurun signifikan. Perubahan ini sebutnya bukan datang tiba-tiba. Ia membangun pola kerja berbasis kepercayaan dan partisipasi.
“Kami tak lagi menunggu laporan. Kami masuk ke masyarakat, bicara, dengar langsung keresahan mereka, dan menyusun solusi bersama,” jelasnya.

Konsep Polmas yang diterapkannya ini merupakan adaptasi dari pengalaman belajar sistem kepolisian Jepang melalui program Japan International Cooperation Agency (JICA). “Di sana, pendekatan humanis dan komunitas menjadi fondasi keselamatan publik. Dampaknya, masyarakat taat aturan dan laka lantas pun menurun,” imbuhnya.

Annual Meeting ISI sendiri menjadi forum berbagi praktik terbaik antar alumni program JICA dari berbagai angkatan sejak 2001. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Dukungan ISI terhadap Polri yang Berorientasi kepada Masyarakat.” Acara ini juga dihadiri tokoh penting seperti Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol (Pur) Suntana dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran.

Editor : Arif Subekti
#ISI #apresiasi #polda kalsel #lalulintas